Berita Tulungagung

Pemblokiran Pupuk Subsidi Petani di Tulungagung Akhirnya Dicabut, Tadinya Sudah Mau Demo ke Jakarta

Pemblokiran penyaluran pupuk subsidi petani di Dusun Ngipik, Desa/Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung, akhirnya dicabut

Pemblokiran Pupuk Subsidi Petani di Tulungagung Akhirnya Dicabut, Tadinya Sudah Mau Demo ke Jakarta
surya/david yohanes
Seorang pekerja menurunkan pupuk subsidi di Kelompok Tani Sidodadi 2, Desa/Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung. 

Sebelum dilakukan pemblokiran, setengah kuota pupuk subsidi di Kecamatan Tanggunggunung sudah terserap untuk masa tanam pertama.

Sisa setelah kuota yang terblokir terdiri dari 1.269,5 ton urea, 930,5 ton Ponska, dan 1.265,5 ton pupuk organik.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Suprapti, berulang kali mengucap syukur saat mengawal pengaluran pupuk ini.

“Upaya yang kami lakukan sejak Juni (2019) akhirnya membuahkan hasil. Terima kasih bu Gubernur dan dinas-dinas terkait yang selama ini ikut membantu,” imbuh Suprapti.

Suprapti mengungkapkan, pihaknya dihubungi Kementerian Pertanian (Kementan) pada Kamis (7/11/2019) malam.

Kementan mememastikan, pupuk subsidi harus dikirim ke Tanggunggung hari ini.

Secara resmi, surat pembukaan blokir pupuk subsidi ini belum diterima oleh Dinas Pertanian.

“Mungkin secara resmi suratnya akan diterima Senin (11/11/2019). Yang jelas, blokir sudah dibuka, dan pupuk disalurkan lebih dulu,” terang Suprapti.

Petani Tanggunggunung adalah penghasil sepertiga produk jagung Tulungagung.

Lahan mereka ada di wilayah hutan Perhutani, di area pegunungan selatan.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved