Berita Surabaya

Mengaku Gaji Kurang, Seorang Auditor di Surabaya Tilap Uang Perusahaan

7 bendel uang perusahaan yang harus disetorkan ke bank, tapi pelaku mengaku 1 bendel uang dikirim ke rekening pribadi.

SURYA.co.id | SURABAYA - Tilap uang perusahaan senilai Rp 14 Juta untuk biaya hidup sehari-hari, seorang auditor keuangan, Elya Dwi Awang Prakoso (25) warga Sawahan Surabaya dijebloskan ke penjara oleh bosnya sendiri.

Diketahui, Elya baru dua tahun bekerja di perusahaan penyedia alat pemadam kebakaran tersebut.

"Kan ada 7 bendel uang perusahaan yang harus disetorkan ke bank, tapi 1 bendel saya kirim ke rekening pribadi saya," katanya mengaku di Mapolsek Wonokromo, Jumat (8/11/2019).

Bapak satu anak itu mengaku menilap uang perusahaanya karena merasa gajinya kurang.

"Uangnya buat kebutuhan sehari-hari. Gaji saya kurang cuma Rp 3.3 Juta," jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Ipda Arie Pranoto menuturkan, pelaku dilaporkan langsung oleh kepala perusahaan tempat pelaku bekerja.

"Dia dilaporkan langsung bosnya, pelaku terekam CCTV, tugasnya pelaku di perusahan tim audit atau setoran ke keuangan," ujar Arie.

Laporan itu masuk pada bulan maret 2019 dan Tim Unit Reskrim Polsek Wonokromo sempat melakukan pengejaran pada pelaku selama dua bulan.

"Penangkapan dari laporan. Sempat kami kejar beberapa bulan. Tapi terakhir kami dapati dia ada di kawasan Tegalsari," pungkasnya.

Atas perbuatannya, pelaku bakal dikenai pasal 374 KUHP pasal 372 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved