Berita Gresik

Mangkir Terus, Kejari Gresik Masih Belum Tetapkan Tersangka Sekda Gresik Andhy Hendro Jadi DPO

Kepala BKD Kabupaten Gresik mengungkapkan, tersangka Andhy Hendro Wijaya tidak masuk kerja selama 19 hari.

Mangkir Terus, Kejari Gresik Masih Belum Tetapkan Tersangka Sekda Gresik Andhy Hendro Jadi DPO
SURYA.co.id/Sugiyono
SAKSI - Para saksi yang dihadirkan termohon dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Gresik, Kamis (7/11/2019) kemarin. 

SURYA.co.id | GRESIK - Meski telah mangkir beberapa kali dari panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, Kejaksaan Negeri Gresik belum juga menetapkan tersangka Andhy Hendro Wijaya sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Keterangan saksi tergugat yang dihadirkan jaksa Kejari Gresik yaitu Andrei Dwi Subianto mengatakan, bahwa sesuai Surat Edaran Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS), tersangka bisa ditetapkan DPO jika mangkir tiga kali dari pemanggilan tersangka.

Diketahui, penyidik Kejari Gresik terakhir memanggil tersangka Andhy pada Senin (4/11/2019). Sehingga, hingga Jumat (8/11/2019), sudah bisa ditetapkan sebagai DPO.

"Setelah tiga kali mangkir, dalam waktu tiga hari setelah panggilan ketiga, baru bisa diumumkan di media massa bahwa seseorang tersebut DPO," kata Andrie, mantan Kasie Pidsus Kejari Gresik, Kamis (7/11/2019).

Lebih lanjut, Andrie mengatakan, selama ini tersangka Andhy sudah tiga kali dipanggil sebagai tersangka. Surat-surat pemanggilan tersangka dikirim ke kantor Pemkab Gresik tempat tersangka bekerja sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik dan di rumah tersangka Perumahan Green Garden, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Pihak tergugat, yaitu para Jaksa Pidana Khusus Kejari Gresik juga menghadirkan dua Satpam Perumahan Green Garden tempat tinggal tersangka Andhy untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Dari dua saksi satpam Perumahan Green Garden itu mengatakan, tersangka Andhy tidak pulang ke rumah sekitar dua sampai tiga pekan ini.

"Pak Andhy pernah pulang sekali, pakai mobil Innova hitam dan ketika di pos tidak membuka kaca mobil. Tapi wajahnya sudah kelihatan. Kemudian, sampai sekarang ini tidak pernah pulang lagi," kata saksi Muhammad Haidar.

Sedangkan saksi termohon dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gresik, Nadlif mengatakan tersangka Andhy tidak masuk kerja selama 19 hari.

Terhitung sejak hari aktif kerja Senin (14/10/2019). Sehingga Bupati Gresik memberikan sanksi tertulis kepada Sekda Gresik nonaktif Andhy Hendro Wijaya.

Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved