Berita Mojokerto

Limbah Usus Ayam Cemari Sungai di Mojokerto

Limbah usus ayam dan sampah rumah tangga sudah lama di sungai ini. Tiap musim kemarau hampir dipastikan limbah usus menumpuk dan menyumbat aliran air

Limbah Usus Ayam Cemari Sungai di Mojokerto
surabaya.tribunnews.com/febrianto ramadani
Sungai Ledeng di Mojokerto yang tercemar limbah rumah tangga dan limbah dari industri pengolahan ayam. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Sungai Ledeng di Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, tertutup sampah rumah tangga sepanjang 200 meter.

Selain itu, terdapat limbah usus, bulu dan kotoran peternakan ayam terlihat mengapung di sungai tersebut. Akibatnya, aliran sungai menjadi mampet dan mengeluarkan bau busuk, Jumat (8/11/2019) pukul 13.00 Wib.

Afandi (50), warga setempat mengaku resah dengan adanya limbah usus ayam dan sampah rumah tangga yang menutupi permukaan sungai yang memisahkan Dusun Bangsri dengan Dusun Sememi, Kecamatan Mojosari, tersebut.

"Limbah usus ayam dan sampah rumah tangga  sudah lama di sungai ini. Tiap musim kemarau hampir dipastikan limbah usus menumpuk dan menyumbat aliran air sungai ledeng dikarenakan limbah usus sengaja dibuang oleh sejumlah home industri makanan ringan yang berbahan dasar usus," ujar Afandi, Jumat (8/11/2019).

Hal serupa juga diutarakan oleh Hariyono (51). Air sungai ledeng yang tercemar kini sudah mencemari sumber mata air tanah warga yang bermukim di sepanjang aliran sungai tersebut.

"Selain mencemari air. tanaman padi di desa tidak bisa tumbuh dengan normal karena air sungai yang biasa dipakai area persawahan tercemar limbah usus," imbuhnya, Jumat (8/11/2019).

Hariyono berharap, Pemerintah Kabupaten Mojokerto segera membersihkan sampah dan limbah usus ayam yang telah mencemari Sungai Ledeng.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved