Senin, 4 Mei 2026

Ledakan Terdengar Berulang Kali dari Kios di Pasar Ngunut Tulungagung yang Terbakar Hebat

Berulang kali ledakan terdengar dari bagian timur Pasar Ngunut, Kecamatan Ngunut, Tulungagung yang terbakar, Jumat (8/11/2019) malam.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id/DAVID YOHANES
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke kios di Pasar Ngunut Tulungagung, Jawa Timur yang dimakan api. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Berulang kali ledakan terdengar dari bagian timur pasar Ngunut, Kecamatan Ngunut yang terbakar, Jumat (8/11/2019) malam.

Ledakan diduga berasal dari toko kelontong yang menjual elpiji tabung 3 kilogram.

Api masih berkobar di hampir semua bagian pasar.

Terutama bagian selatan, timur dan utara pasar.

"Jadi yang kena bagian kain, deretan kios ayam sama warung makan di bagian dalam," ujar Eko (51), penjual buah.

BREAKING NEWS - Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar Hebat, Nyaris Seluruh Bagian Pasar Dilalap Api

VIRAL Video Panas Sepasang Pelajar di Pinggir Sungai Cikapundung Bandung, Ini Penelusuran Polisi

Daftar Jenderal Polisi yang Dimutasi Kapolri Jenderal Idham Aziz, Ketua KPK Terpilih Naik Pangkat

Sementara di bagian barat pasar tidak dijilat api, karena kios berupa lantai beton dan atap baja ringan.

Eko yang punya kios di bagian barat bersyukur, dagangannya bisa selamat.

Eko malah lari ke timur pasar, membantu adiknya, Anto yang juga berjualan buah.

Sementara Anto mengatakan, api pertama muncul dari arah belakang sumur bor.

Diduga api dari bekas warung nasi yang sudah tidak digunakan.

Api membesar, karena tidak ada penghuni dan pasar sudah tutup.

BREAKING NEWS - Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar Hebat, Nyaris Seluruh Bagian Pasar Dilalap Api
BREAKING NEWS - Pasar Ngunut Tulungagung Terbakar Hebat, Nyaris Seluruh Bagian Pasar Dilalap Api (SURYA.co.id/DAVID YOHANES)

"Pukul 17.00 WIB tutup, nanti mulai lagi pukul 02.00 WIB," ujar Anto.

Api membesar merembet ke tengah pasar, deretan kios kain.

Api tidak terkendali karena pasar digembok, sehingga tidak ada warga yang bisa melakukan pemadaman.

"Jadi kondisinya langsung besar, cepat merembet ke timur dan utara," sambung Anto.

Bagian tengah pasar telah runtuh dan habis dimakan api.

Saat ini bantuan pemadam kebakaran dari Blitar sudah tiba di Pasar Ngunut.

Sementara Satpol PP membantu menjebol toko yang diduga ada tabung gas di dalamnya.

Berulang kali terdengar suara gemuruh dari atap ruko yang terbakar.

Pasar Tanah Merah Bangkalan Terbakar

Kebakaran yang melanda pasar Tanah Merah di Bangkalan Madura
Kebakaran yang melanda pasar Tanah Merah di Bangkalan Madura (surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol)

Sebelumnya, warga di sekitar Pasar Tanah Merah Bangkalan tak mampu berbuat banyak dan pasrah melihat si jago merah melahap habis kios-kios Pasar Tanah Merah Bangkalan sisi selatan jalan raya, Senin (28/10/2019) malam.

Samsul Arifin, warga sekitar Pasar Tanah Merah mengungkapkan, api berkobar begitu cepat menjalar dari sisi timur ke barat.

"Lalu api dari belakang dan tengah. Kami pasrah karena api terlalu cepat membesar," ungkapnya.

Pasar Tanah Merah sisi selatan dikenal warga dengan sebutan 'Pasar Bine' atau Pasar Perempuan. Sedangkan pasar induk di sisi utara dikenal dengan sebutan Pasar Lake' (Pasar Pria).

"Ada sekitar 100 lebih kios, kira-kira 80 persen habis terbakar. Karena di situ lokasi berjualan kain dan sembako," jelas Samsul.

Bersama warga lainnya, Samsul hanya bisa membantu menyelamatkan beberapa kios yang belum terjangkau api.

"Ada sebagian yang bisa diselamatkan. Kejadian berawal selepas isya," pungkasnya.

Lokasi Pasar Tanah Merah berada di jalur poros, penghubung Kabupaten Bangkalan dan Sampang.

Pada hari-hari besar atau pasaran, aktifitas para pedagan di pasar ini kerap menjadi sorotan pengendara karena kerap menimbulkan kemacetan lalu-lintas.

Selain dilakukan pemadaman listrik, semua kendaraan dari dua arah dialihkan ke jalur alternatif.

Penjual buah di Pasar Tanah Merah Bangkalan H Abd Cholik (50) mengiris buah semangka sebagai ungkapan rasa syukur karena lapaknya selamat dari jilatan api, Selasa (29/10/2019).
Penjual buah di Pasar Tanah Merah Bangkalan H Abd Cholik (50) mengiris buah semangka sebagai ungkapan rasa syukur karena lapaknya selamat dari jilatan api, Selasa (29/10/2019). (surya.co.id/ahmad faisol)

Sementara itu, kendati lapak buah milikya selamat dari jilatan api, namun guratan kesedihan masih nampak jelas di wajah H Abd Cholik (50), penjual buah di Pasar Tanah Merah Bangkalan, Selasa (29/10/2019).

Pasalnya, kobaran api hanya berjarak sekitat empat meter dari lapaknya.

Sedangkan lapak di sebelahnya telah hangus.

"Alhamdulillah masih mendapat barokah. Malam itu api 'putar balik', posisi api di pagar itu," ungkapnya kepada SURYA.co.id sambil menunjuk kios di belakang lapaknya yang terbakar.

Di atas lapaknya yang kosong, ia lantas mengiris buah semangka dan dibagi-bagikan kepada para tukang becak dan orang-orang di sekitarnya.

"Ini Mas, sampean silahkan ambil," katanya meminta SURYA.co.id mengambil irisan semangka.

H Abd Cholik berjualan buah di Pasar Tanah Merah sejak tahun 2004.

Ia terperanjat ketika mendapat kabar lokasi jualannya terbakar.

"Saya malah mendengar kabar kebakaran dari video yang dikirim cucu di Surabaya," ungkap.H Abd Choliq kepada SURYA.co.id.

Kebakaran hebat melanda Pasar Tanah Merah pada Senin (29/10/2019) malam.

Api diperkirakan mulai terlihat pada pukul 19.30 WIB.

"Begitu sampai di sini, dagangan saya angkut kardus dan lempar dagangan ke jalan," bapak dengan empat anak itu.

Hingga pukul 12.30 WIB, mobil pemadakam kebakaran Pemkab Bangkalan masih berada di lokasi.

Pasalnya, masih terdapat titik api yang belum padam. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved