Berita Surabaya

Kejari Surabaya Tangkap Terpidana Buron Kasus Dugaan Penggelapan Uang Perusahaan Senilai 1,4 Miliar

Kejari Surabaya berhasil menangkap buronan sekaligus terpidana perkara dugaan penggelapan, Kong Winarto Kongres alias Awi

Kejari Surabaya Tangkap Terpidana Buron Kasus Dugaan Penggelapan Uang Perusahaan Senilai 1,4 Miliar
Dokumen Kejari Surabaya
Terpidana Kong Winarto Kongres alias Awi saat dibawa ke Rutan Medaeng oleh tim dari Kejari Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya berhasil menangkap buronan sekaligus terpidana perkara dugaan penggelapan, Kong Winarto Kongres alias Awi.  

Kong Winarto Kongres, terpidana perkara penggelapan harus rela dijebloskan ke Rumah Tahanan (rutan) Klas 1 Medaeng sesaat dirinya berhasil ditangkap dirumahnya yang terletak di Perumahan Royal Residence Surabaya, Rabu (6/11/2019) kemarin. 

Ia dijebloskan di Medaeng guna melaksanakan eksekusi atas putusan hakim Mahkamah Agung (MA) RI bernomor 244K/Pid/2019, yang dibacakan sejak 15 Mei 2019 lalu.

"Terpidana Kong ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumahnya. Hakim tingkat kasasi Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman 3 bulan penjara atas perkara pidana yang dilakukannya," ujar Kasipidum Kejari Surabaya, Fariman, Jumat, (8/11/2019). 

Pria yang sempat menjabat sebagai Kepala Perwakilan Cabang PT Armada Mandiri Surabaya ini diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, lantaran dianggap menggelapkan uang perusahaan Rp 1,4 miliar.

Dalam dakwaan, Awi pada tahun 2013, ditunjuk dan bertanggung jawab bekerja di kantor Jl. Kalimas Baru Gudang 146 Tanjung Perak Surabaya, cabang PT Armada Mandiri Pusat Baubau Sulawesi Tenggara.

Kong Winarto Kongres sendiri mendapat upah dari perusahaan angkutan kapal laut Rp 3 juta perbulan. Namun dalam perjalanan, Awi dianggap menggelapkan uang pelapor Yance Kongres Rp 1,4 miliar. 

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved