Berita Nganjuk

Jaga Keamanan Tetap Kondusif saat Pilkades Serentak, Ini yang Dilakukan Kapolres Nganjuk

Kapolres Nganjuk, AKBP Handono Subiakto, lakukan silaturahmi dengan tokok masyarakat dan tokoh agama di pedesaan

Jaga Keamanan Tetap Kondusif saat Pilkades Serentak, Ini yang Dilakukan Kapolres Nganjuk
istimewa
Kapolres Nganjuk, AKBP Handono Subiakto, saat bersilaturahmi dengan tokoh agama Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, terkait pengamanan Pilkades Serentak 2019. 

SURYA.co.id | NGANJUK - Kapolres Nganjuk, AKBP Handono Subiakto, lakukan silaturahmi dengan tokok masyarakat dan tokoh agama di pedesaan. Hal itu sebagai upaya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan tertib jelang Pilkades Serentak.

Handono mengatakan pihaknya berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kelompok atau seseorang yang tidak bertanggungjawab. Masyarakat jangan memposting melalui media sosial yang bernada ujaran kebencian, mengadu domba dan memecah belah persatuan menjelang Pilkades Serentak di Kabupaten Nganjuk.

"Marilah kita bersikap bijak dalam bermedia sosial, masyarakat jangan menyebar informasi provokatif dan menghasut. Gunakan media sosial secara positip," kata Handono Subiakto, Jumat (8/11/2019),

Menurut Handono, sekarang ini betapa pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di semua lapisan masyarakat tanpa menimbulkan perpecahan.

Salah satunya dengan kegiatan nganji bareng untuk bisa menamkan jiwa persatuan dan kesatuan untuk lebih cinta tanah air,bangsa dan negara.

"Untuk itu, kami mengajak bersama-sama menjaga  Nganjuk ini tetap kondusif dengan mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat demi terciptanya Nganjuk Guyub Rukun. Hindari faham radikal, intoleran, anti Panca Sila, dan kita perangi kelompok-kelopok yang akan merubah Pancasila dan UUD 1945, termasuk terorisme sehingga NKRI tetap terjaga sampai kapanpun," ucap Handono Subiakto.

Handono mengakui sudah banyak kejadian dan kasus sebagai akibat dari peredaran informasi hoaks.

Dampaknya bisa mendatangkan kerugian dan terganggunya stabilitas keamanan dilingkungan masyarakat.

Oleh karena itu, masyarakat tidak begitu saja menerima informasi yang belum jelas kebenaranya.

"Maka dari itu, kami akan intensif sosialisasi kepada semua lapisan masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial. Apalagi Kabupaten Nganjuk sebentar lagi akan punya gawe besar pelaksanaan Pilkades serentak," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved