Grahadi

Beranda Grahadi

Gubernur Khofifah Ajukan Kerja Sama Sektor Maritim dan Pendidikan Vokasi Pada Australia Barat

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menawarkan kerja sama pendidikan vokasi kepada Pemerintah Australia Barat

Gubernur Khofifah Ajukan Kerja Sama Sektor Maritim dan Pendidikan Vokasi Pada Australia Barat
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Khofifah saat menerima Menteri Australia Barat, Peter Tinley di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (7/11/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mengembangkan pendidikan vokasi di berbagai lembaga pendidikan di Jawa Timur.

Sebagai upaya pengembangan tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menawarkan kerja sama pendidikan vokasi kepada Pemerintah Australia Barat.

“Pendidikan vokasi kebutuhannya sangat besar di Jatim. Tahun depan kerja sama Provinsi Jawa Timur dengan Australia Barat telah berusia 30 tahun.  Apa yang bisa kita perbarui kerja sama akan kita lakukan, khususnya pendidikan, pariwisata dan perdagangan ,” ujar Gubernur Khofifah saat menerima Menteri Australia Barat, Peter Tinley di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (7/11/2019).

Saat ini, jelas Gubernur Khofifah, Jatim sedang fokus terhadap pendidikan vokasi, utamanya SMK. Melalui pendidikan vokasi tersebut, diharapkan dapat membentuk keterampilan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Sekarang sudah  keluar Keputusan Presiden tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari - Malang. KEK ini khususnya di bidang digital IT dan pariwisata. Kita berharap akan ada kemungkinan kerja sama tidak sekedar SMK, tetapi juga  setelah mereka lulus SMK bisa mendapatkan penguatan skill khususnya melalui skema working holiday visa yang bisa kerja magang sampai 2 tahun di perusahaan di Australia sesuai bidang masing- masing terutama sektor maritim.  Program kerja sama antara Jatim dengan Australia Barat terutama untuk pendidikan vokasi secara khusus digital IT juga akan kami jadikan prioritas,” kata mantan Menteri Sosial RI di era Presiden Jokowi ini.

Khofifah juga menyampaikan, saat ini sudah mulai tumbuh  sekitar 300- an start up di Jatim serta perkembangan perusahaan e-commerce yang membutuhkan skill khusus.  Karena, persoalan tersebut menjadi kebutuhan di era industri 4.0. Misalnya saat ini kita sangat kekurangan sumber daya manusia (SDM) khususnya di bidang coding.

Terkait hal tersebut, Khofifah pun mengusulkan adanya  kerja sama pelatihan teknis secara spesifik untuk mendapatkan ahli coding. Harapannya, ahli coding bisa mensupport perkembangan start up yang sedang  tumbuh subur di Jatim.

“Kita berharap  bisa mendapatkan secara spesifik technical training untuk mendapatkan ahli coding untuk mensupport start up yang tumbuh cukup pesat di Jatim,” ajaknya.

Sambut Baik Tawaran Australia Barat Kerjasama Bidang Maritim

Selain itu, Khofifah juga menyambut baik peluang potensi kerja sama bidang maritim yang ditawarkan Menteri Australia Barat.

Halaman
123
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved