Delapan Orang Jadi Saksi Dalam Perkara Pembunuhan Surono yang Dikubur di Bawah Musala

"Yang menikmati harta milik korban itu hanya B (Busani) seorang diri, seperti hasil panen kopi yang terjual Rp100 juta pada Agustus 2019," imbuhnya.

Delapan Orang Jadi Saksi Dalam Perkara Pembunuhan Surono yang Dikubur di Bawah Musala
surya.co.id/sri wahyunik
Bahar (kanan kapolres) dan Busani (kiri kapolres) tersangka pembunuhan Surono saat rilis di Mapolres Jember, Kamis (7/11/2019). 

SURYA.co.id | JEMBER - Polisi memeriksa delapan orang saksi dalam peristiwa pembunuhan Sugiono alias Surono alias Pak Wid (51), warga Dusun Juroju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Jember.

Kedelapan orang itu antara lain suami siri Busani, ibu kandung Busani, juga istri Bahar.

Keterangan mereka dipakai untuk menguatkan penyelidikan polisi dalam pekara tersebut.

Jm, suami siri Busani, kepada polisi mengaku tidak mengetahui peristiwa kematian Surono.

"Kalau suami siri tersangka B (Busani) tidak mengetahui peristiwa itu. Tidak ada kaitannya meski memang keduanya menikah siri di bulan Mei," ujar Kapolres Jember, AKBP Alfian Nurrizal, Jumat (8/11/2019).

Alfian juga mengatakan, Jm tidak menikmati harta kekayaan Surono. Saat kopi milik Surono terjual Rp100 juta pada Agustus lalu, hasilnya dinikmati oleh Busani.

"Yang menikmati harta milik korban itu hanya B (Busani) seorang diri, seperti hasil panen kopi yang terjual Rp100 juta pada Agustus 2019," imbuhnya.

Berdasarkan pemeriksaan TKP, pemeriksaan Busani dan Bahar, serta dari keterangan delapan orang sakti itu, akhirnya tersangka pembunuhan itu mengarah pada Bahar Mario (25), anak Surono, dan Busani (45), istri Surono.

Keduanya sudah menjadi tersangka, dan ditahan di Mapolres Jember.

Bahar, dengan dibantu ibunya membunuh Surono pada akhir Maret lalu. Jasad Surono dipendam, dicor, diuruk tanah, kemudian dikeramik di dapur rumahnya. Tempat penguburan Surono menjadi tempat shalat atau musala. Peristiwa itu terkuak pada Minggu (3/11/2019).

Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Mushola Jember Pernah Bacok Ibu Nyai di Ponpes Tempatnya Mondok

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved