Berita Gresik

Forkot di Gresik Demo Tolak Perubahan JIIPE Menjadi KEK, Ancam Bawa Massa Lebih Banyak

Massa Forkot menyerbu kawasan industri JIIPE di Gresik. Ini merupakan aksi ketiga mereka di depan JIIPE.

Forkot di Gresik Demo Tolak Perubahan JIIPE Menjadi KEK, Ancam Bawa Massa Lebih Banyak
SURYAOnline/Willy Abraham
Forkot menggelar aksi di depan pintu keluar JIIPE, Kamis (7/11/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Massa yang mengatasnamakan Forum Kota (Forkot) menyerbu Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE). Mereka menolak kawasan industri JIIPE menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK).

Massa berjalan kaki dari Desa Banyutami menuju depan Kawasan JIIPE.

Sambil membawa spanduk berisikan penolakan JIIPE menjadi KEK mereka berorasi dan belum ditemui oleh pihak JIIPE.

Sementara itu, polisi sibuk mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya Pantura, sebab massa aksi hampir memakan separuh badan jalan.

Setengah jam berorasi tepi jalan, massa berusaha merangsek masuk di pintu keluar JIIPE. Namun, tidak ada aksi saling dorong.

"Kami menolak JIIPE menjadi KEK hanya akan mementingkan dan menguntungkan pemodal asing saja," ujar koordinatot aksi, Haris Faqih kepada wartawan, Kamis (7/11/2019).

Ia mengaku, ini merupakan aksi ketiga di depan JIIPE. Tuntutan mereka pada aksi sebelumnya juga belum dituruti. Seperti belum merekrut 100 persen tenaga kerja lokal.

Pihaknya enggan diajak bertemu dalam forum tertentu. Mereka meminta agar adu data yang mereka miliki dengan data yang dimiliki JIIPE di sebuah diskusi publik turut dihadiri oleh DPRD, mahasiswa dan perwakilan JIIPE.

"Kita ingin bertemu dengan pimpinan. Kita tantang apa berani berdiskusi dengan rakyat Forkot?" terangnya.

Jika tak kunjung diakomodir, Faris mengancam akan melakukan aksi serupa dengan jumlah massa yang lebih besar.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved