6 Dosa Pria Gowa Mengaku Rasul dan Kontroversi Kartu Surga Berbayar Rp 10 Ribu-Rp 50 Ribu

6 dosa pria Gowa mengaku Rasul namanya Puang Lalang yang mengeluarkan Kartu Surga berbayar Rp 10 ribu-Rp 50 ribu. Diduga ada unsur penipuan.

TRIBUN TIMUR
6 Dosa Pria Gowa Mengaku Rasul dan Kontroversi Kartu Surga Berbayar Rp 10 Ribu-Rp 50 Ribu 

Ada juga zakat maal atau harta senilai Rp 2,5 persen dari penghasilan pengikut.

Dana yang terkumpul rupanya dikelola sendiri oleh Puang Lalang alias mahaguru.

Menurut Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, Puang Lalang memberikan kartu wipiq atau Kartu Surga kepada pengikutnya sebagai tanda keanggotaan.

Tersangka Puang Lalang, pemimpin aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ( Sulsel ) saat dihadirkan pada rilis kasus penistaan agama, di Mapolres Gowa, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulsel, Senin (4/11/2019).
Tersangka Puang Lalang, pemimpin aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ( Sulsel ) saat dihadirkan pada rilis kasus penistaan agama, di Mapolres Gowa, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulsel, Senin (4/11/2019). (Tribun Timur/ARI MARYADI)

Pengikut aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf ini diwajibkan membayar uang tunai sebesar Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu untuk mendapatkan Kartu Surga.

"Modus pelaku menyebarkan aliran sesat dan menyesatkan dengan cara melakukan baiat, mendoktrin pengikutnya lalu menjanjikan keselamatan dunia dan akhirat," kata AKBP Shinto Silitonga di Mapolres Gowa, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Senin (4/11/2019).

Polisi mengidentifikasi adanya motif mendapatkan keuntungan yang dilakukan Puang Lalang dalam menyebarkan aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf ini.

Upaya mendapatkan keuntungan ini dilakukan melalui penjualan Kartu Surga kepada pengikut aliran.

Tersangka penistaan agama

Pihak Satreskrim Polres Gowa telah menetapkan Puang Lalang sebagai tersangka penistaan agama sejak, 31 Oktober 2019.

Aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf dipimpin Puang Lalang dinyatakan sesat oleh MUI.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved