Berita Surabaya

4 Orang Dimintai Keterangan Soal Atap Ambruk SDN Gentong, Ada Pejabat Dindik Kota Pasuruan

Polisi memanggil empat orang terkait ambruknya empat atap kelas SDN Gentong Kota Pasuruan

4 Orang Dimintai Keterangan Soal Atap Ambruk SDN Gentong, Ada Pejabat Dindik Kota Pasuruan
surya/galih lintartika
Ruang kelas SDN Gentong Pasuruan yang atapnya ambruk 

SURYA.co.id | SURABAYA - Polisi memanggil empat orang terkait ambruknya empat atap kelas SDN Gentong Kota Pasuruan yang menewaskan seorang siswa dan seorang guru, kamis (7/11/2019). Keempat orang tersebut, dua orang di antaranya merupakan ASN Kota Pasuruan yang bertugas sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) atas pembangunan gedung tersebut.

Sedangkan dua orang lainnya adalah direktur perusahaan yang bertugas dalam pelaksana pembangunan gedung. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengungkapkan, empat orang itu bakal diperiksa oleh pihak Polres Pasuruan Kota sebagai saksi.

"Kami panggil PPK dan pelaksana, guna minta keterangan. Akan kami sampaikan hasilnya nanti, jadi tunggu updatenya," kata Barung di Mapolda Jatim, kamis (7/11/2019).

Mereka yang dipanggil untuk dimintai keterangan adalah

1. RT (43), Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dindik Kota Pasuruan.

"Dia ini pejabat pembuat komitmen (PPK) dan beliau masih di Dindik Kota Pasuruan," jelas Barung.

2. LS (38), warga Kota Pasuruan, selaku Direktur CV Andalus

"CV ini adalah yang mengejarkan (pengerjaan bangunan, red)," tuturnya.

3. SSM (40), warga Purworejo Pasuruan, selaku Direktur CV DHL Putra.

"CV ini adalah mitra pekerja yang sama untuk pekerja (bangunan gedung) itu," jelasnya.

4. MR (42), Aparatur Sipil Negara (ASN) RSUD Dr Soedarsono, Kota Pasuruan

"Dia selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) Dindik Kota Pasuruan," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved