Berita Kesehatan

Tak Cuma Asam Urat, Mendengkur Juga Bisa Menyebabkan Serangan Jantung, Begini Penjelasan Medisnya

Tak Cuma Bikin Asam Urat Naik, Mendengkur Ternyata Juga Bisa Menyebabkan Serangan Jantung, Begini Penjelasan Medisnya

Kolase ISt Tribun Kaltim dan Tribun Bali
Ilustrasi: Tak Cuma Asam Urat, Mendengkur Juga Bisa Menyebabkan Serangan Jantung 

Melansir dari Nakita (grup SURYA.co.id) artikel 'Cara Mudah Untuk Mendeteksi Penyakit Jantung, Coba Sentuh Ujung Kaki!', menyentuh ujung jari kaki bisa mengindikasi jantung sehat atau tidak.

Pertama, ambil posisi duduk di lantai dengan kedua kaki diluruskan dan dirapatkan.

Kemudian perlahan cobalah menyentuh ujung jari kaki yang menghadap lurus ke atas.

Jika cukup mudah dalam melakukan hal tersebut artinya kita memiliki jantung yang sehat dan tubuh yang lentur.

Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat (Texas Utara) dengan melibatkan 526 peserta yang berusia 20 hingga 83 tahun.

Analoginya, ketika mereka mulai menyentuh ujung jari kaki, tekanan darah dan jantung diamati dengan saksama.

Hasilnya menunjukkan peserta dengan gangguan penyakit jantung tidak dapat menyentuh ujung jari -jari kaki.

Penelitian ini juga menemukan hubungan antara tubuh dan elastisitas arteri, terutama pada peserta di atas 40 tahun.

Tanda-tanda penyakit jantung

Banyak masyarakat yang berpendapat bahwa nyeri dada merupakan gejala penyakit jantung.

Namun, ternyata ada sejumlah gejala lain yang kerap dialami dan bisa saja menjadi gejala penyakit jantung.

Melansir dari Tribunnews.com artikel 'Selain Nyeri Dada, Ini Tanda-tanda Awal Penyakit Jantung', Selasa (13/11/2018), menurut Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Ario Soeryo Kuncoro menjelaskan bahwa ada gejala lain yang mengindikasi adanya penyakit jantung.

“Kalau nyeri dada kan sudah jadi pengetahuan umum, tapi ada keluhan lain juga ada seperti keringat dingin tiba-tiba, dada berat, sesak napas,” ungkap Ario Soeryo Kuncoro kepada saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018).

Namun, ada pula penyebab sakit jantung yang cukup ekstrem yakni jika tiba-tiba seseorang kerap mengalami pingsan.

“Pingsan itu juga bisa mengarah ke penyakit jantung. Jadi begitu banyak keluhan yang bisa ditimbulkan,” ungkap Ario Soeryo.

Di akhir wawancaranya, Ario mengimbau pada masyarakat agar rutin memeriksakan kesehatan jantungnya.

“Jadi kalau kata saya jangan dari berapa banyak frekuensinya, tapi kalau keluhannya berat dan sangat mengganggu apalagi sudah tidak bisa ditahan lagi itu berarti ada masalah kesehatan di pasien itu,” papar Ario.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved