Liga 1 Putri 2019

Strategi Jitu Persebaya Putri hingga Mampu Bekuk Bali United 2-0 di Seri III Liga 1 Putri 2019

Persebaya Surabaya Putri meraih tiga kemenangan beruntun pada seri ketiga grup B Liga 1 Putri 2019 usai mengalahkan Bali United 2-0.

Strategi Jitu Persebaya Putri hingga Mampu Bekuk Bali United 2-0 di Seri III Liga 1 Putri 2019
ist
Tim Persebaya Putri pada Liga 1 Putri 2019. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya Surabaya Putri meraih tiga kemenangan beruntun pada seri ketiga grup B Liga 1 Putri 2019 usai mengalahkan Bali United 2-0.

Persebaya Putri meraih kemenangan ketiganya dari Bali United dengan skor telak 2-0 di Stadion Cendrawasih, Biak, Papua, pada Rabu (6/11/2019) siang tadi.

Sebelumnya, Persebaya Putri juga meraih kemenangan dengan mengalahkan Arema FC dan PSM Makassar dengan skor 1-0.

Pelatih Persebaya Putri Ridwan Anwar menyebut perubahan taktik dari babak pertama ke babak kedua menjadi kunci kemenangan timnya.

Sebab, Ridwan mengaku sengaja bermain bertahan di babak pertama untuk menguras stamina pemain Bali United yang sehari lalu bermain sore. 

Alhasil, berkat taktik bertahan, Persebaya Putri berhasil menahan agresifitas Bali United dengan skor imbang 0-0 hingga babak pertama berakhir.

"Secara kondisi kita sedikit lebih unggul. Makanya kita main bertahan dulu dan berharap mereka bermain agresif," kata Ridwan, Rabu (6/11/2019).

"Dan benar mereka menyerang dengan sangat agresif dan saya sudah suruh anak-anak jangan sampai kebobolan di babak pertama," imbuhnya.

Di babak kedua, Ridwan mengaku merubah taktiknya untuk bermain menyerang dengan menarik keluar bek tengah dan menambah satu pemain di tengah.

Hasilnya, Bali United tak lagi bermain agresif karena kelelahan. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Persebaya Putri untuk menyerang dan berhasil mencetak dua gol.

"Terbukti saat kita serang terus, mereka kewalahan, banyak jatuh kepanasan. Kita juga sama, tapi motivasi anak-anak lebih dan dapat banyak peluang," jelasnya.

Padahal di dua seri sebelumnya Persebaya Putri selalu menelan kekalahan dari Bali United. Seri pertama kalah 0-6 dan seri kedua kalah tipis 0-1.

"Sekarang beda, dulu di putaran pertama kita minim persiapan, putaran kedua sudah bagus tapi banyak kesalahan penjaga gawang. Seri ketiga, secara mental kita kuat," tutupnya.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved