Sosok

Risa Santoso BA MEd, Rektor Muda ITB Asia Malang, Tertarik Terjun Dunia Pendidikan saat Kuliah di AS

Risa Santoso BA MEd mengaku memiliki ketertarikan di dunia pendidikan sejak duduk di bangku kuliah

Risa Santoso BA MEd, Rektor Muda ITB Asia Malang, Tertarik Terjun Dunia Pendidikan saat Kuliah di AS
TribunJatim/Aminatus Sofya
Rektor ITB Asia Malang Risa Santoso BA MEd 

SURYA.co.id | MALANG - Selain cantik, rektor termuda di Indonesia, Risa Santoso BA MEd, ternyata mempunyai latar belakang pendidikan mentereng. Risa memperoleh gelar sarjana dari California University dan master dari Harvard University.

Kepada TribunJatim.com (grup surya.co.id), Risa mengaku memiliki ketertarikan di dunia pendidikan sejak duduk di bangku kuliah. Saat menempuh pendidikan ekonomi di Berkeley, perempuan 27 tahun ini mengambil konsentrasi pendidikan dan sempat mengajar di sebuah sekolah dekat kampusnya.

“Pertama dulu waktu kuliah S1 di Amerika sih. Jadi saya ambil ekonomi, minornya ambil pendidikan. Kalau di Amerika itu temen-temen mungkin familiar dengan double major tapi kalau di tempat saya waktu itu namanya minor. Sewaktu di Amerika juga saya pernah ngajar di salah satu sekolah di dekat kampus gitu,” tutur Risa, Rabu (6/11/2019).

Sosok Cantiknya Viral, Rektor Muda Risa Santoso Mengaku Kebanjiran Followers Instagram

Lulus sebagai sarjana ekonomi, ketertarikan Risa kepada pendidikan berlanjut.

Gelar master ia peroleh dari Harvard Graduate School of Education.

“Ya master saya di Harvard di pendidikan,” ucapnya.

Pada 2015, Risa kembali ke Indonesia dan bekerja sebagai tenaga ahli muda di Kantor Kepresidenan.

Dia menjabat Deputi Isu-isu Strategis Ekonomi hingga 2017.

Mundur dari situ, Risa kemudian menjadi pengajar di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Malang.

Hingga pada 2 November 2019 lalu, ia dilantik sebagai Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia Malang.

Risa bertekad menjadikan ITB Asia sebagai kampus unggulan di dunia bisnis digital, termasuk juga pengembangan sosial medianya agar bisa semakin lebih baik.

"Sekarang ini dunia digital terus berkembang. Maka dari itu kami ingin pengembangan digital ini bisa terus dilakukan di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA," tutupnya.

Laporan wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya.

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved