Berita Nganjuk

Pengerjaan Dikebut, Kontraktor Pembangunan Pasar Kertosono Nganjuk Optimistis Selesai Tepat Waktu

Kontraktor pembangunan Pasar Kertosono Nganjuk optimistis mampu menyelesaikan pengerjaan tepat waktu sesuai kontrak.

Pengerjaan Dikebut, Kontraktor Pembangunan Pasar Kertosono Nganjuk Optimistis Selesai Tepat Waktu
surya/ahmad amru muiz
Pembangunan konstruksi Pasar Kertosono Nganjuk yang dikebut pengerjaannya untuk penuhi target waktu sesuai kontrak. 

SURYA.co.id | NGANJUK - Kontraktor pembangunan Pasar Kertosono Nganjuk optimistis mampu menyelesaikan pengerjaan tepat waktu sesuai kontrak. Ini setelah sampai saat ini progres pengerjaan konstruksi pembangunan Pasar Kertosono dengan anggaran hingga mencapai sekitar Rp 23,5 miliar tersebut mencapai sekitar 33,7 persen.

Site Manager PT Konstruksi Indonesia Mandiri (KIM), Dodik, menjelaskan pihaknya memiliki waktu hingga tanggal 31 Desember 2019 untuk menyelesaikan bangunan Pasar Kertosono. Ini sesuai kontrak pengerjaan pembangunan konstruksi pasar Kertosono harus selesai dalam jangka waktu 100 hari.

"Maka dari itu, saat ini kami lakukan pengerjaan siang dan malam untuk konstruksi pasar Kertosono agar selesai sesuai waktu yang ditetapkan," kata Dodik, Rabu (6/11/2019).

Dikatakan Dodik, saat ini setidaknya ada sekitar 124 pekerja dalam pembangunan konstruksi bangunan Pasar Kertosono.

Mereka terbagi dalam dua shift selama 24 jam disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pengerjaan.

Bahkan, bila diperlukan seluruh pekerja diminta untuk menjalankan pengerjaan secara bersama-sama untuk mempercepat pembangunan.

"Tapi yang pasti, kami jalankan pengerjaan konstruksi pembangunan pasar Kertosono secara maksimal agar tidak melanggar kontrak pengerjaan," ucap Dodik.

Dodik mengakui pada awal pengerjaan sempat ada kekhawatiran dari warga sekitar Pasar Kertosono akan dampak dari getaran penggunaan tiang pancang bangunan yang mencapai sekitar 400 tiang pancang.

Namun karena teknologi yang digunakan untuk memasang tiang pancang menggunakan tenaga hidrolik sehingga tidak menimbulkan getaran sema sekali karena tidak seperti teknik pemasangan paku bumi.

"Jadi kekhawatiran warga itu tidak terbukti, dan saat ini seluruh tiang pancang telah terpasang semuanya," ucap Dodik.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved