Berita Lamongan

Pengangguran di Lamongan Mencapai 20 Ribu Lebih, Bupati Fadeli Minta Kadisnaker Lakukan Hal Ini

Berkali-kali bursa kerja yang dibuka Disnaker Lamongan bersama puluhan perusahaan masih belum signifikan menurunkan angka pengangguran di Lamongan.

SURYAOnline/Hanif Manshuri
Para pencari kerja di acara Job Fair yang digelar Disnaker Lamongan, Rabu (6/11/2019). 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Sistem pencarian kerja berbasis online sangat berdampak dengan jumlah penurunan pencari kerja di Lamongan.

Berkali-kali bursa kerja yang dibuka Disnaker bersama puluhan perusahaan masih belum signifikan menurunkan angka pengangguran di Lamongan.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lamongan, Hamdani Azhari, jumlah pencari kerja memanh turun dari 20.600 menjadi 20.300.

"Jadi saat ini tingkat pengangguran di Lamongan terdata sebanyak 20.300 orang," kata Hamdani di acara bursa kerja tahap dua di halaman Kantor Disnaker Lamongan, Rabu (6/11/2019).

Mendapati laporan Kepala Disnaker, Bupati Lamongan Fadeli mengklaim jika angka pencari kerja tahun 2019 ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Turunnya jumlah pengangguran saat ini dikarenakan adanya sistem pencarian kerja berbasis online," kata Fadeli, Rabu (6/11/2019).

Sistem online, menurutnya dapat memudahkan setiap orang dalam mencari kerja, sesuai skill dan kemampuan yang dimilikinya masing-masing.

"Sekarang ini pencari kerja turun dan itu dampak pencari yang bisa dilihat secara online," kata Fadeli.

Apa yang diungkapkan Fadeli itu dibuktikan banyaknya perusahaan yang berada di Lamongan sudah mencapai 30 perusahaan.

Semua perusahaan itu juga mengunakan sistem online untuk merekrut tenaga kerja yang terkoneksi dengan Dinas Tenaga Kerja Lamongan.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved