Berita Jember

Misteri Jasad Terkubur dalam Lantai Musala di Jember, Pembunuhan Karena Cinta Segitiga atau Warisan?

Apakah cinta segitiga atau rebutan harta warisan yang menjadi motif dalam misteri penemuan jasad Surono yang terkubur di lantai musala itu?

Misteri Jasad Terkubur dalam Lantai Musala di Jember, Pembunuhan Karena Cinta Segitiga atau Warisan?
SURYA.co.id/Sri Wahyunik
Pembongkaran lantai musala tempat terkuburnya jasad Surono. Kapolres Jember, AKBP Alfian Nurrisal berbincang dengan J (suami siri Bu). 

Apakah cinta segitiga atau rebutan harta warisan yang menjadi motif dalam misteri penemuan jasad Surono yang terkubur di lantai musala itu, siapa pembunuhnya? Simak liputan Surya.co.id berikut ini, mungkin anda sudah bisa menduga siapa pelaku pembunuhan keji di Jember tersebut.

SURYA.co.id | JEMBER - Polisi memeriksa tujuh orang saksi terkait dikuburnya Surono (51) warga Dusun Juroju Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Jember, yang ditemukan di bawah lantai musala di dalam rumahnya, hingga Selasa (5/11/2019).

Dari informasi yang dihimpun Surya.co.id, ketujuh orang itu antara lain, istri Surono Bu, anak Surono Bh, suami siri Bu berinisial J, dua orang perempuan yakni H dan I juga seorang tukang berinisial L.

Tiga orang pertama yakni Bu, Bh dan J sudah dimintai keterangan sejak jasad Surono ditemukan, Senin (4/11/2019). Jasad ditemukan setelah polisi menggali lantai musala yang diduga menjadi tempat terkuburnya Surono.

Sedangkan dua orang saksi lagi, yakni H serta I yang diduga memiliki hubungan dengan Surono dan istrinya, Bu.

H adalah teman Bu, sedangkan I adalah perempuan yang disebutkan diduga memiliki hubungan asmara dengan Surono. Hal ini disebutkan oleh Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal di sela-sela pemeriksaan saksi di Mapolsek Ledokombo, Selasa (5/11/2019).

"Ada tambahan saksi lagi yakni saudari H dan I. H ini berkaitan dengan istri korban karena berteman dekat. Sedangkan I berkaitan dengan korban S (Surono), yang dikabarkan pernah memiliki hubungan asmara. Semua masih kami dalami, terutama berkaitan dengan motif. Jika motif ini sudah bisa dipastikan, maka orang yang saat ini masih dugaan pelaku, bisa kami tetapkan sebagai tersangka," ujar Alfian.

Sedangkan L diperiksa di Mapolsek Ledokombo mulai Selasa (5/11/2019) sore. L ini disebut sebagai tukang yang mengecor tanah di atas urukan jasad Surono.

Selain meminta keterangan dari ketujuh orang saksi, polisi juga akan mendatangkan psikiater dari Polda Jatim.

Psikiater itu dibutuhkan untuk memeriksa kejiwaan Bu, serta memeriksa keterangannya.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved