Berita Tulungagung

Kapolres Tulungagung Sebut Kawasan Pinka Sebagai Daerah Rawan, 'akan Rutin Gelar Patroli Gabungan'

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, menyatakan kawasan Wisata Kuliner Pinka (pinggir kali) Tulungagung sebagai daerah yang rawan.

Kapolres Tulungagung Sebut Kawasan Pinka Sebagai Daerah Rawan, 'akan Rutin Gelar Patroli Gabungan'
surya/david yohanes
Kawasan Wisata Kuliner Pinggir Kali (Pinka) Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, menyatakan kawasan Wisata Kuliner Pinka (pinggir kali) Tulungagung sebagai daerah yang rawan. Pandia menyebut beberapa kasus kriminalitas bermula dari kawasan Pinka ini.

Kasus terakhir dan yang menjadi atensi utama saat ini adalah dua remaja putri, Mawar (15) dan Melati (14), nama samaran, yang menjadi korban rudapaksa empat laki-laki. Sebelum peristiwa itu terjadi, mereka nongkrong di salah satu warung kopi (warkop) yang ada di kawasan Pinka.

“Kemarin saya sudah sambang ke Satpol PP. Ke depan kami sepakat untuk menertibkan miras di Pinka, dan menjaga keamanan,” tegas Pandia, Rabu (6/11/2019).

Pandia mengungkapkan pihaknya pernah bertemu santai dengan komunitas di Pinka. Mereka berharap Pinka menjadi kawasan nongkrong yang positif, mirip Malioboro di Yogyakarta.

"Karena itu, kami akan melakukan patroli gabungan, bersama Sapol PP, Linmas dan melibatkan TNI untuk menjaga keamanan kawasan Pinka. Ke depan mungkin butuh pos terpadu di Pinka,” sambungnya.

Dengan situasi yang aman, diharapkan Pinka menjadi pilihan tempat wisat malam bagi keluarga.

Pengunjung tidak akan merasa khawatir dengan ulah orang tak bertanggung jawab.

Salah satu yang menjadi kekurangan adalah minumnya penerangan, sehingga ada sudut-sudut yang dipakai 'mojok'.

Selain itu, Pandia menyoroti peredaran minuman keras.

Mantan Kasat Lantas di Polrestabes Surabaya ini menegaskan, sudah memerintahkan jajaran Polsek untuk merazia miras setiap hari.

Sebab, minuman beralkohol ini mempunyai dampak buruk, dan kerap menjadi awal terjadinya tindak kriminalitas.

“Tapi sering kali belinya di luar, kemudian diminum di Pinka. Ini yang kami antisipasi dengan razia setiap hari di polsek-polsek,” pungkasnya.

Pinka adalah kawasan di sepanjang tepi Sungai Ngowo, yang membelah wilayah kota Tulungagung.

Di kedua sisi sungai dijadikan ruang terbuka hijau dan bangku-bangku taman serta gazebo.

Kawasan ini juga tumbuh menjadi wisata kuliner baru di Tulungagung.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved