Berita Mojokerto

Isak Tangis Keluarga Antar Pemberangkatan Ratusan Pasukan Perdamaian ke Monusco Kongo

Isak tangis keluarga mengantar kepergian ratusan pasukan perdamaian Yonif Para Raider 503 yang tergabung dalam Kontingen Garuda Indo RDB 39B.

Isak Tangis Keluarga Antar Pemberangkatan Ratusan Pasukan Perdamaian ke Monusco Kongo
surya.co.id/febrianto ramadani
Seorang istri prajurit Yonif Para Raider 503 mengusap air mata di wajah suaminya sebelum diberangkatkan ke Kongo sebagai pasukan perdamaian, Rabu (6/11/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Isak tangis keluarga mengantar kepergian ratusan pasukan perdamaian Yonif Para Raider 503 yang tergabung dalam Kontingen Garuda Indo RDB 39B dalam  misi perdamaian dari Persatuan Bangsa Bangsa (PBB), Rabu (6/11/2019) pukul 15.00 Wib.

Momen yang penuh emosional ini tampak di markas Prajurit Yonif Para Raider 503, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, dan Stasiun Kota Mojokerto.

Istri, anak, dan para keluarga tak kuasa melepas kepergian ratusan prajurit yang akan menjalankan tugas tersebut selama satu tahun di Monusco Kongo.

Sebelum berangkat ke Stasiun Kota Mojokerto, ratusan prajurit terlebih dahulu mendengarkan arahan dari Hadrianus Yossy Buana, Komandan Batalyon Yonif Para Raider 503. Usai mendapatkan arahan, ratusan prajurit masuk ke dalam truk militer dengan membawa sejumlah bekal.

Sambil menunggu datangnya kereta api, para prajurit menyempatkan foto selfie bersama keluarga tercinta, berbincang bincang dengan istri, menghibur dan menggendong anak, serta memeriksa kembali perlengkapan yang dibawa dari markas Yonif Para Raider 503. 

Pemandangan  menguras air mata terjadi saat salah satu prajurit memeluk erat istri dan kedua anaknya yang masih kecil. Tetesan air mata dari salah satu istri prajurit tak terbendung saat menatap sang suami masuk di pintu keberangkatan Kereta Api Bangunkarta.

Dengan berbalik badan, sang suami melambaikan tangannya dengan menampilkan ekspresi tersenyum.

Seakan akan, sang suami memberikan semangat bagi istrinya agar tidak larut dalam kesedihan. Beberapa prajurit mencium tangan orang tua dan istri mereka sebelum masuk ke Kereta.

Ada juga yang memberikan kecupan mesra di dahi istri para prajurit sambil menatap satu sama lain.

Komandan Batalyon Yonif Para Raider 503, Hadrianus Yossy Buana mengatakan,  sebanyak 424 prajurit yang berangkat dari Mojokerto.

Halaman
12
Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved