Berita Tulungagung

Dua Remaja Putri di Tulungagung Digilir Para Pria di Pinggir Sungai, Awal Kejadian Seperti Ini

Awalnya Beton merayu Mawar, tapi korban menolak. Karena menolak akhirnya Beton melakukan pemaksaan

Dua Remaja Putri di Tulungagung Digilir Para Pria di Pinggir Sungai, Awal Kejadian Seperti Ini
SURYA.co.id/David Yohanes
Empat orang terduga pelaku rudapaksa saat dikeler di Mapolres Tulungagung, Rabu (6/11/2019). 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Timsus Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung menangkap empat orang terduga pelaku rudapaksa terhadap dua remaja putri, Mawar (15) dan Melati (14).

Nanang Priyanto (30) alias Beton warga Dusun Kendit, Desa Tanggung, Kecamatan campurdarat adalah pentolan empat orang ini.

Kemudian Rizal Abrian (23) dan Abet Purnomo (18) Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, serta AA (17) yang masih di bawah umur.

Perbuatan tidak senonoh ini dilakukan para tersangka di tepi sungai Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu, Jumat (1/11/2019) dini hari.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan ada unsur pemaksaan yang dilakukan terhadap ke dua korban.

“Awalnya Beton merayu Mawar, tapi korban menolak. Karena menolak akhirnya Beton melakukan pemaksaan,” terang EG Pandia, Rabu (6/11/2019).

Beton kemudian merudapaksa Mawar dibantu oleh Abet dan AA.

Abet dan AA bagian memegangi tangan dan kaki Mawar, serta memantau situasi.

Usai Beton melakukan perbuatan tak senonoh itu, Abet dan AA melakukan hal yang sama secara bergantian.

“Jadi Mawar ini mendapatkan perlakuan tak senonoh dari tiga orang secara bergilir,” sambung EG Pandia.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved