Breaking News:

BPIP Sebut Ada Potensi Produk Hukum Bertentangan dengan Pancasila

ada potensi Perundang-undangan maupun Perda yang kini telah diputuskan oleh pemerintah bersama legislatif namun bertentangan dengan nilai Pancasila.

surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Plt Deputi Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP, Ani Purwanti, ketika menghadiri Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) Internalisasi Nilai Pancasila dalam Pembentukan Peraturan Daerah di Provinsi Jatim, Rabu (6/11/2019) di Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menegaskan pentingnya penanaman nilai Pancasila disetiap produk hukum yang ditetapkan.

Baik perundang-undangan maupun peraturan daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota diharapkan tak bertentangan dengan dasar Negara tersebut.

Berdasarkan penjelasan Plt Deputi Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP, Ani Purwanti, ada potensi Perundang-undangan maupun Perda yang kini telah diputuskan oleh pemerintah bersama legislatif namun bertentangan dengan nilai Pancasila.

Hal inilah yang tengah menjadi fokus kajian pihaknya.

"Sejak dibentuk pada 2018, salah satu tugas kami menganilisis perda dan perundang-undangan yang tak sesuai dengan Pancasila," kata Ani ditemui di sela Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) Internalisasi Nilai Pancasila dalam Pembentukan Peraturan Daerah di Provinsi Jatim, Rabu (6/11/2019) di Surabaya.

Tak tanggung-tanggung, pihaknya menyebut ada sekitar seratus produk hukum se-Indonesia yang berpotensi bertentangan dengan Pancasila.

Yang mana, 60 merupakan produk perundang-undangan dan sisanya adalah Perda.

"Di awal Desember, kami  akan menemukan hasil analisis yang kami targetkan mencapai 60 UU dan 40 perda.Kami akan mengaji ketidaksinkronan perda ini dengan sila-sila terkait dalam Pancasila," katanya.

Ia lantas mencontohkan produk Perda yang berpotensi bertentangan dengan Pancasila.

Misalnya, adanya Perda yang menyangkut tentang aturan seragam, hingga wisata halal.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved