Berita Surabaya

BPBD Jatim Salurkan 160 Juta Liter Air Bersih di 622 Desa Kekeringan, 'Siapkan Proyek Pipanisasi'

BPBD Jatim sudah menyalurkan 160 juta liter air bersih ke kabupaten/kota di Jatim yang mengalami kekeringan di musim kemarau

BPBD Jatim Salurkan 160 Juta Liter Air Bersih di 622 Desa Kekeringan, 'Siapkan Proyek Pipanisasi'
istimewa
BPBD Jatim saat menyalurkan air bersih ke sejumlah desa di Kabupaten Sampang, Selasa (23/7/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Subhan Wahyudiono, mengungkapkan selama musim kemarau tahun ini pihaknya sudah menyalurkan 160 juta liter air bersih ke kabupaten/kota di Jatim. Air bersih itu disalurkan di 28 kabupaten/kota Jatim.

"Sampai akhir Oktober kemarin sudah 160 juta liter air bersih yang kami drop ke daerah-daerah. Setidaknya ada 622 desa di 28 kabupaten/kota yang mengalami kekeringan dan kami bantu," kata Subhan, Rabu (6/11/2019).

Saat ini, tengah disalurkan bantuan air bersihnya adalah di kawasan kepulauan Sumenep. Total ada sebanyak 500 ton air bersih yang dibawa dari Surabaya ke kawasan kepulauan kabupaten Sumenep, yaitu Pulau Sapudi, Kangean, dan Gili Genting.

Secara simbolis penyerahan distribusi air bersih tersebut sudah dilakukan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa kemarin.

"Kami salurkan air bersih di Kangean sebanyak 200 ton, di Sapudi 150 ton, dan di Gili Genting 150 ton juga," urai Subhan.

Penyaluran air bersih di kepulauan ini adalah kali pertama dilakukan Pemprov Jatim sejak 11 tahun BPBD berdiri.

Sebelumnya, distribusi bantuan air bersih yang dilakukan Pemprov belum sampai ke kawasan kepulauan.

Subhan menyebut hal itu merupakan komitmen Gubernur Jatim dalam melakukan aksi responsif saat terjadi bencana.

Tak hanya mengirimkan air bersih, Subhan menyebut Pemprov Jatim juga akan melakukan pipanisasi sumber air yang memungkinkan ke kawasan pemukiman masyarakat.

"Untuk jangka menengah, Kami kemarin sudah rapat wabup Sumenep dan Dinas ESDM, untuk di Sapudi ada beberapa sumber air yang butuh pipanisasi. Kami sudah assessment dan dalam waktu dekat akan lakukan pembangunan jaringan pipanisasi di sana," pungkasnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved