Video Viral Rekayasa Penyerangan Novel Baswedan Diungkap Warganet, Ini Jawaban Penyidik Senior KPK

Penyidik senior KPK Novel Baswedan akhirnya angkat bicara mengenai tudingan rekayasa penyerangan terhadapnya yang ada di video viral.

Editor: Iksan Fauzi
(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dalam konferensi pers usai bertemu pimpinan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/11/2019). Foto Kanan Novel Baswedan. 

Penyidik senior KPK Novel Baswedan

Akhirnya angkat bicara mengenai

Tudingan rekayasa penyerangan terhadapnya 

Yang ada di video viral

---------------------------------------

SURYA.co.id | JAKARTA - Novel Baswedan membantah tudingan warganet yang ada di video viral di media sosial mengenai penyerangan yang membuat matanya cacat.

Novel Baswedan menjelaskan asal usul video tersebut dan memberikan penjelasan kondisi matanya saat itu.

Tuduhan ini muncul karena ada cuplikan video yang menunjukkan Novel masih bisa melihat usai diserang orang tak dikenal.

Melalui keterangan tertulis yang disampaikan kuasa hukumnya, Alghiffari Aqsa, Novel menjelaskan bahwa video itu diambil pada kurun waktu April-Juli 2017.

Novel mengatakan, saat itu ia belum menjalani operasi osteo odonto keratoprosthesis (OOKP).

"Saat itu belum dilakukan operasi OOKP pada mata kiri saya karena Prof Donald Tan sedang upayakan dengan stem cell dengan cara dipasang selaput membran plasenta pada kedua mata saya untuk menumbuhkan jaringan yang sudah mati," kata Novel, Selasa (5/11/2019).

Novel melanjutkan, upaya itu rupanya tidak menemui hasil hingga Agustus 2017.

Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan
Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan (Kompas.com)

Bahkan, dalam waktu enam bulan, diperkirakan kedua mata Novel dapat tak bisa melihat sepenuhnya.

Oleh sebab itu, barulah Novel Baswedan menjalani operasi OOKP yang membuat kondisi mata dia terlihat rusak sebagaimana yang terlihat saat ini.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved