Berita Tulungagung
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Bengkel Motor Karlin Tulungagung
Kebakaran hebat meluluhlantahkan bengkel sepeda motor milik Budiono Karlin (36), warga Dusun Bendung, Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung
Penulis: David Yohanes | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Kebakaran hebat meluluhlantahkan bengkel sepeda motor milik Budiono Karlin (36), warga Dusun Bendung, Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, Senin (4/11/2019) malam. Seluruh isi bengkel dan toko onderdil ini ludes terbakar, termasuk uang Rp 50 juta dan tujuh sepeda motor di dalam bengkel.
Sepeda motor itu adalah milik pelanggan yang ditinggal, karena belum selesai diservis. Salah satu yang kebingungan adalah Aan, warga Desa Serut, Kecamatan Boyolangu yang menyervis motornya di bengkel milik Karlin.
"Motor saya jenis Honda C70 atau Honda Kalong. Sudah dimodifikasi dan diganti cat baru hingga kelihatan sangat bagus. Sebelumnya saya serviskan tapi karena belum beres, kemudian ditinggal,” kata Aan, Selasa (5/11/2019).
• Bengkel Motor di Tulungagung Terbakar, Onderdil Senilai Rp 200 Juta dan Uang Tunai Rp 50 Juta Ludes
Aan mengaku sudah langganan di bengkel milik Karlin ini.
Namun akhirnya Aan kegirangan, motor bercat hitam mulus ini berhasil diselamatkan petugas pemadam kebakaran.
Api hanya melelehkan lampu belakang dan bungkus jok bagian belakang.
“Tak apa-apa yang penting selamat. Ini (lampu belakang dan jok) murah kalau mau ganti,” ujarnya sambil meneliti motornya.
Sementara Kabid Damkar Satpol PP Tulungagung, Rakidi, mengatakan ada tiga motor dan sebuah mobil yang bisa diselamatkan.
Hingga saat ini sumber api belum diketahui, namun api diduga berasal dari ruang tengah.
“Sumber api mungkin butuh penyelidikan untuk memastikan. Saat dilaporkan api sudah membesar hingga ke depan bengkel,” terang Rakidi, Selasa (5/11/2019).
Rakidi mengungkapkan, kerja jajarannya terhambat karena listrik PLN belum dipadamkan.
Padahal di atas bengkel ini melintang kabel PLN, dan sangat berbahaya jika terkena semprotan dari mobil pemadam kebakaran.
Apalagi tepat di samping bengkel ini terdapat travo PLN.
“Kami harus menunggu listrik dipadamkan dulu sebelum menyemprotkan air sepenuhnya. Makanya api sempat membesar lagi setelah kami semprot bagian dalam,” sambung Rakidi.
Senada dengan Rakidi, Kapolsek Boyolangu, AKP Sukirno belum memastikan sumber api.
Namun dari para saksi mata, api berkobar di bagian depan bengkel.
“Saksi mengatakan api dari bagian depan rumah yang difungsikan jadi bengkel ini,” ujarnya.
Kerugian akibat kebakaran ini mencapai ratusan juta rupiah.
Selain uang tunai Rp 50 juta, onderdil senilai Rp 200 juta juga tak tersisa.
Belum lagi seluruh bagian bangunan yang ludes dimakan api.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kebakaran-bengkel-motor-tulungagung.jpg)