Grahadi

Pemprov Jatim

Pemprov Jatim Salurkan 750.000 Liter Air Bersih guna Atasi Kekeringan di Pulau Sapudi Sumenep Madura

Kondisi kekeringan di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Pemprov Jatim Salurkan 750.000 Liter Air Bersih guna Atasi Kekeringan di Pulau Sapudi Sumenep Madura
Foto: pemprov jatim
SINERGITAS - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI Herru Kusmanto menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Selasa (5/11/2019). 

SURYA.co.id | SUMENEP - Kondisi kekeringan di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Selasa (5/11/2019), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov dan Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Herru Kusmanto, Danlantamal, Wakil Ketua DPRD Jatim, Korem 084 dan Wakil Bupati Sumenep menyerahkan bantuan berupa distribusi air bersih di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.

Total ada 750.000 liter air bersih yang disalurkan Pemprov Jatim bekerjasama dengan Koarmada II ke Pulau Sapudi. Ratusan ribu air bersih tersebut diberangkatkan dalam dua kali pemberangkatan kapal sejak Minggu (3/11/2019).

Kapal pertama, KRI Teluk Ende, diberangkatkan menuju Pulau Sapudi dengan membawa 500.000 liter air bersih, 6.000 jeriken, 300 terpal, satu unit mobil rescue BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dua unit mobil tangki BPBD, alkon, dan satu unit genset.

Selain itu sebanyak 100 kru kapal, 15 personel BPBD, dan 30 personel dari Dinas Sosial (Dinsos) Jatim juga turut diberangkatkan untuk membantu pelaksanaan distribusi air bersih.

Di pemberangkatan kedua, Senin (4/11), giliran dua kapal tug boat diberangkatkan dengan membawa 250.000 liter air bersih. Pada Selasa (5/11) dini hari pukul 02.00 WIB, semua personel, kapal, peralatan, dan logistik sudah berada di Pulau Sapudi.

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil sinergi dan strong partnership bersama Koarmada II bersama KSAL

. Dikatakan Khofifah, untuk mengatasi masalah kekeringan ini dibutuhkan sinergi dengan lintas sektor dan instansi.

"Untuk mengatasi kekeringan di kepulauan harus ada ikhtiar khusus, karena harus menggunakan armada kapal. Alhamdulillah, hasil dari komunikasi kita dengan Pak Panglima Koarmada II, kita bisa mendapatkan armada untuk mengangkut dan menyalurkan air bersih sampai ke masyarakat," kata Khofifah.

662 Desa Terdampak
Di musim kemarau panjang kali ini, dari 38 kabupaten/kota di Jatim, sebanyak 28 kabupaten/kota terdampak kekeringan. Tepatnya sebanyak 662 desa menjadi daerah yang terdampak kekeringan. Termasuk di Kecamatan Gayam di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep ini.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved