Berita Bojonegoro

Dua Kades di Bojonegoro Tersangka Korupsi, Segini Kerugian yang Diderita Negara

Keduanya pun kini telah mendekam di Mapolres untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Dua Kades di Bojonegoro Tersangka Korupsi, Segini Kerugian yang Diderita Negara
surya.co.id/m sudarsono
Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli saat ungkap kasus dua kepala desa korupsi di Mapolres, Selasa (4/11/2019) 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Dua Kepala Desa di Kabupaten Bojonegoro diciduk petugas Satreskrim Polres setempat.

Kepala Desa Sumberejo, Kecamatan Trucuk, Saikul Alim dan Kepala Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras, Haris Aburyanto diduga telah melakukan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Keduanya pun kini telah mendekam di Mapolres untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli mengatakan, Kades Sumberejo ini diduga menyalahgunakan APBDes tahun anggaran 2018 yang terdapat kerugian negara sebesar Rp 551.059.556.

Dari jumlah anggaran pembangunan fisik senilai Rp 723.368.216 yang bisa dipertanggung jawabkan sesuai fakta yaitu Rp 172.308.660.

"Yang bisa dipertanggung jawabkan dari anggaran fisik yaitu Rp 172.308.660, sisanya senilai Rp 551.059.556 merupakan selisih yang merugikan negara," ujar Kapolres, Selasa (4/11/2019).

Ary menjelaskan, selain itu ada Kades Glagahwangi yang melakukan korupsi atas pengelolaan keuangan desa tahun anggaran 2018.

Dari hasil hitung yang dilakukan inspektorat per 9 september 2019, terdapat kerugian sebesar Rp 601.921.785.

Rinciannya, anggaran bidang pemberdayaan masyarakat yang tidak dapat dipertanggung jawabkan senilai Rp 49.489.255.

Anggaran bidang pembinaan kemasyarakatan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan senilai Rp 25.749.359.

Halaman
12
Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved