Aji Santoso Berharap Sanksi Berat Bisa Jadi Pelajaran Buat Persebaya dan Suporter

Langkah Persebaya semakin berat arungi kompetisi Liga 1 hingga akhir musim. Aji Santoso, memastikan bahwa ia dan pemain tetap akan berjuang maksimal

Aji Santoso Berharap Sanksi Berat Bisa Jadi Pelajaran Buat Persebaya dan Suporter
SURYA.co.id/Habibur Rohman
Pelatih Persebaya, Aji Santoso di lapangan Polda Jatim. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso berharap sanksi berat yang diterima Persebaya, berupa larangan tanpa suporter baik laga kandang maupun tandang hingga akhir kompetisi Liga 1 2019 menjadi pelajaran semua pihak.

Meskipun, dengan sanksi tersebut, dipastikan upaya Persebaya mengarungi 9 laga tersisa hingga akhir kompetisi semakin sulit.

Tak hanya larangan tanpa penonton, buntut dari kerusuhan yang dilakukan Bonek usai Persebaya kalah 2-3 dari PSS Sleman di Stadion GBT (29/10/2019) lalu, Bajul Ijo juga mendapat denda Rp 200 juta.

“Mudah-mudahan (sanksi) ini bisa menjadi pelajaran yang baik bagi Persebaya ke depan maupun suporter,” terang Aji Santoso.

Meski dipastikan langkah Persebaya semakin berat arungi kompetisi Liga 1 hingga akhir musim. Aji Santoso, memastikan bahwa ia dan pemain tetap akan berjuang maksimal.

Saat ini Persebaya berada di posisi 11 klasemen sementara dengan raihan 31 poin.

Ini Sanksi Terberat, Persebaya Kirim Surat Banding Berharap Komdis PSSI Berikan Keringanan

“Bagi saya memang agak berat, artinya 9 pertandingan terakhir kami tanpa penonton, tetapi kami tetap akan berusaha maksimal meraih hasil terbaik,” pungkas Aji Santoso.

Setelah laga lawan PSM yang dijadwalkan berlangsung 2 November lalu ditunda. Ujian pertama Aji Santoso bersama Persebaya adalah sambangi markas Tira Persikabo pada 9 November mendatang.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved