Citizen Reporter

Tempat Wisata Baru di Kabupaten Kediri, Air Terjun Guyangan di Desa Jugo Kecamatan Mojo

air terjun Guyangan Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri juga berpotensi pariwisata karena keindahan alamnya.

Tempat Wisata Baru di Kabupaten Kediri, Air Terjun Guyangan di Desa Jugo Kecamatan Mojo
Citizen Reporter/Fikri Zulfikar
Air terjun Guyangan di Desa Jugo, Kabupaten Kediri 

SURYA.co.id - Tak hanya alamnya yang subur sehingga berpotensi untuk perkebunan kopi hingga kakao. Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri juga berpotensi pariwisata karena keindahan alamnya.

Siapa kini yang tidak kenal air tejun Dolo maupun Irenggolo. Dua air terjun itu adalah destinasi andalan Kabupaten Kediri yang masuk dalam wilayah Desa Jugo.

Tak cukup dengan wisata dua air terjun itu, kini pihak Desa Jugo yang diprakarsai karang tarunanya membuka tempat wisata air terjun yang baru di desa itu. Air terjun yang baru dibuka itu dinamakan dengan air terjun Guyangan.

“Sekarang proses pembersihan dan membuat akses jalan agar mudah dilewati pengunjung,” terang Jayadi, Kepala Desa Jugo.

Karena air terjun itu tergolong baru, suasana dan kondisi fisiknya masih sangat alami. Pada Minggu (27/10/2019) terlihat air terjun itu memang sangat asri dan alami karena memang tak semua orang bisa menjamahnya.

Tak mudah pengunjung sampai air terjun itu. Diperlukan perjuangan mengendalikan motor agar tidak oleng karena jalan berlumpur kerap membuat jalanan semakin licin. Apalagi saat ke sana baru saja hujan.

Walaupun begitu, saat tiba dan melihat langsung air terjun Guyangan itu. Mata langsung dimanjakan oleh indahnya alam dan dinginnya suasana sekitar air terjun yang berada di lereng Gunung Wilis ini. Tak sia-sia pengorbanan karena terbayar tuntas.

“Rencananya nanti jalanan akan kami buat makadam agar enak dilewati,” ungkapnya.

Walaupun air terjun ini tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar 5 meter, namun dengan aliran sungai di bawah air terjun yang menyerupai kolam, enak untuk berendam. Alam sekitar yang masih asri dan hawa sejuk membuat betah berlama-lama di sana.

“Kami pertahankan kealamian air terjun ini,” ujar Jayadi.

Rencananya, mereka bekerja sama dengan desa-desa di sekitar Jugo yang memiliki air terjun. Warga membuat rute air terjun di daerah itu. Air terjun Guyangan menjadi rute pertama sebelum ke air terjun lainnya. Rutenya nanti yaitu air terjun Guyangan, lalu ke Bekayan, kemudian Parijoto, dan yang terakhir adalah Dolo.

“Kempat air terjun itu satu jalur,” tutur Jayadi.

Setelah asyik berendam di air terjun Guyangan, pengunjung saat perjalanan pulang tidak akan membawa tangan hampa. Di sepanjang jalan berderet para penjual durian. Selain itu, di daerah itu juga khas dengan kopi lanang yang patut dicoba.

“Selain itu di rumah-rumah warga juga banyak yang memelihara sapi perah. Kalau ingin oleh-oleh susu murni juga ada,” tegasnya.

Moh Fikri Zulfikar
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Pascasarjana Universitas Negeri Malang
fikrizulfikar982@gmail.com

Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved