Single Focus

Nadiyatul Adabiyyah Berharap Kesejahteraan Guru Honorer Meningkat

Melihat beratnya tanggung jawab itu, ia berharap pemerintah dapat lebih melihat dan mengerti keadaan guru, terlebih guru honorer.

Nadiyatul Adabiyyah Berharap Kesejahteraan Guru Honorer Meningkat
ist/dok.pribadi
Nadiyatul Adabiyyah 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tak hanya mengajar pelajaran akademik, seorang guru juga bertugas untuk membekali anak didiknya dengan perilaku dan sikap yang baik.

Inilah yang dipikirkan oleh Nadiyatul Adabiyyah, seorang guru di salah satu sekolah dasar di Surabaya.

Oleh karena itu, sosok yang sedang mengenyam bangku kuliah pascasarjana Kajian Sastra dan Budaya Universitas ini memilih untuk mengabdikan diri di dunia pendidikan.

Melihat nasib para guru honorer di sekitarnya, sosok kelahiran 23 Oktober 1996 ini pun ingin nasib mereka bisa lebih sejahtera daripada hari ini.

"Pengorbanan guru terhadap anak-anak itu banyak. Selain mendidik pelajaran akademik, para guru juga mengajarkan akhlak, sopan santun, dan tata krama. Baik terhadap guru, teman, orangtua, dan sebagainya. Moral ialah nilai yang lebih penting," katanya.

Melihat beratnya tanggung jawab itu, ia berharap pemerintah dapat lebih melihat dan mengerti keadaan guru, terlebihnya guru honorer.

"Bahkan, seorang guru honorer kadang memiliki tugas yang lebih berat. Kalau yang lain bisa pulang pukul 12.00, para guru honorer bisa pulang sampai pukul 15.00," tandasnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved