Berita Kediri

Hari Santri Nasional 2019: Serunya Jalan Sehat Sarungan bersama Ribuan Warga Kota Kediri

Ribuan warga Kota Kediri mengikuti Jalan Sehat Sarungan dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019, Minggu (3/11/2019).

Hari Santri Nasional 2019: Serunya Jalan Sehat Sarungan bersama Ribuan Warga Kota Kediri
surya.co.id/didik mashudi
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengikuti Jalan Sehat Sarungan memeriahkan Hari Santri Nasional di Kota Kediri, Minggu (3/11/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Ribuan warga Kota Kediri mengikuti Jalan Sehat Sarungan dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 digelar Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Kediri, Minggu (3/11/2019).

Jalan Sehat Sarungan ini diberangkatkan dari depan Stadion Brawijaya dan finish di Hutan Kota Joyoboyo dilepas Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Rute Jalan Sehat Sarungan melewati Jl Ahmad Yani - Jl Pahlawan Kusuma Bangsa - Jl Airlangga - Jl Pemuda - Jl Teuku Umar - Jl Imam Bonjol- Jl Ahmad Yani di finish di Hutan Kota Joyoboyo.

Seluruh peserta pria dewasa dan anak-anak mayoritas mengenakan sarung. Banyaknya peserta yang mengikuti jalan santai membuat arus lalulintas Jl Ahmad Yani sempat tersendat.

Setelah memgikuti jalan santai peserta kemudian menikmati panggung hiburan, pengundian doorprize dan bazar produk UMKM.

Panitia juga menggelar lomba mewarnai yang diikuti ratusan anak-anak TK dan SD.

Kegiatan jalan santai juga diikuti Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah, Kepala Kemenag Kota Kediri H Muchdar, Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab) dan Gus Lik.

Sementara KH Abu Bakar Abdul Jalil menjelaskan, kegiatan Jalan Sehat Sarungan merupakan rangkaian Hari Santri Nasional di Kota Kediri.

"Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional dimulai 19 Oktober hingga 3 November berjalan lancar. Insya Allah nanti di pertengahan November akan ditutup dengan maludan serta tingkepan massal," ungkapnya.

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengapresiasi pelaksanaan Jalan Sehat Sarungan yang telah berlangsung keempat kalinya di Kota Kediri.

"Alhamdulillah setiap tahun pesertanya semakin banyak," ujarnya.

Diungkapkan, selain memperingati Hari Santri Nasional, Jalan Sehat Sarungan juga wujud untuk mempertahankan tradisi mengenakan sarung.

"Dulu memang jarang orang yang mau menggunakan sarung. Tapi Alhamdulillah Bapak Wakil Presiden kita juga biasa menggunakan sarung. Tentu ini akan menambahkan kita untuk biasa menggunakan sarung," jelasnya.
Walikota berpesan untuk para peserta Jalan Sehat Sarungan, memasuki era globalisasi agar menggunakan smartphone secara bijak dan tidak asal membagikan berita tapi harus diketahui kebenarannya.

Selain itu anak-anak dimasukkan ke TPA/TPQ. Sehingga anak tidak hanya pandai di akademik namun juga bagus agamanya.

"Jadi kita ingin Kediri ini mencetak generasi yang pintar tapi juga memiliki akhlak karimah. Karena saat ini games dan tayangan TV banyak perkelahian. Tentu ini harus kita imbangi dengan TPA/TPQ," ungkapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved