Persebaya Surabaya

Pelatih Persebaya Aji Santoso : Tetap Tampil Maksimal Meski Bermain Tanpa Penonton

Pelatih Persebaya, Aji Santoso berharap pemainnya tetap tampil maksimal meskipun Persebaya mendapat sanksi tanpa penonton

Pelatih Persebaya Aji Santoso : Tetap Tampil Maksimal Meski Bermain Tanpa Penonton
surya.co.id/habibur rohman
Pelatih Persebaya, Aji Santoso memberikan instruksi di Lapangan Polda Jatim. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Pelatih Persebaya, Aji Santoso berharap pemainnya tetap tampil maksimal meskipun Persebaya mendapat sanksi tanpa penonton hingga akhir musim Liga 1 2019.

Persebaya harus mendapat denda Rp 200 Juta juga larangan tanpa penonton baik laga home dan away hingga akhir kompetisi Liga 1 2019.

Sanksi tersebut diterima Persebaya akibat kerusuhan yang dilakukan Bonek Mania, suporter setia Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) usai laga hadapi PSS Sleman, Selasa (20/10/2019).

Kepastian sanksi itu berdasarkan hasil keputusan sidang Komdis PSSI tertanggal 31 Oktober 2019.

“Kalau menang kami dilarang untuk ada penonton, kami akan tetap tampil, berusaha maksimal dan memberikan yang terbaik buat Persebaya,” terang Aji Santoso usai pimpin latihan tim di Lapangan Polda Jatim, Sabtu (2/11/2019).

Aji Santoso mengaku, bermain tanpa penonton 9 laga tersisa, di mana lima laga diantaranya merupakan laga kandang, menjadi sesuatu yang berat bagi Persebaya.

Meski barada pada kondisi sulit, pelatih yang juga merupakan legenda Persebaya itu berharap Ruben Sanadi dkk tetap tampil maksimal pada Persebaya.

“Memang akan lebih bagus kalau kami bermain ada suporter, karena bagaimanapun juga suporter Bonek adalah bagian dari Persebaya. Tapi saya berharap, pemain tetap tampil maksimal,” pungkas Aji Santoso.

Sanksi berat itu diberikan karena pada kerusuhan usai laga hadapi PSS Sleman Tersebut, Bonek Mania melakukan pelanggaran penyalaan smoke bomb serta flare, perusakan bench pemain, perusakan dan membakar aboard, serta melakukan pengejaran terhadap pemain Persebaya Surabaya.

Tak hanya mendapat sanksi pada laga hadapi PSS Sleman, hasil sidang Komdis tertanggal 31 Oktober juga, Persebaya mendapat denda Rp 45 juta akibat suporter Persebaya melakukan pelemparan botol saat hadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (23/10/2019).

Penulis: Khairul Amin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved