Semen Dynamix Incar Pasar Ritel Jawa Timur

"Ini hanya soal waktu saja, tentang pergantian nama. Karena itu, kita terus mensosialisasikannya ke berbagai kalangan," sebutnya.

Semen Dynamix Incar Pasar Ritel Jawa Timur
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Direktur Manufacturing PT SBI Lilik Unggul Raharjo berbincang dengan Sales Group Head PT SBI Giri Prabowo, berbincang di sela acara pertemuan dengan para kontraktor dan developer di FaveHotel Sidoarjo, Kamis (31/10/2019) malam. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - PT Solusi Bangun Indonesia, produsen Semen Dynamix (sebelumnya Holcim) milih lebih mengincar pasar ritel di Jawa Timur.

Seolah mereka tak berani membidik pasar yang sudah dikuasai induk perusahaannya PT Semen Indonesia.

Ya, market share Semen Indonesia di Jawa Timur sangat dominan di angka 72 persen. Sedangkan PT SBI hanya berada di angka 13 persen.

"Target kami memang lebih banyak ke ritel. Kebanyakan semen serbaguna untuk perumahan dan sebagainya," ujar Lilik Unggul Raharjo, Direktur Manufacturing PT SBI di sela acara pertemuan dengan para kontraktor dan developer di FaveHotel Sidoarjo, Kamis (31/10/2019) malam.

Diakui memang pasar properti sedang kurang bergairah, tapi di Jawa Timur, pertumbuhan diyakini tetap bagus dan merata di berbagai area.

"Infrastruktur yang terbangun, seperti tol dan sebagainya itu juga berdampak pada sektor properti. Madiun, Mojokerto, Jombang, Probolinggo, dan sebagainya, pasar properti cukup bagus," lanjutnya.

Dengan kondisi itu, pihaknya yakin bisa terus tumbuh. Kendati hanya bermain di ritel dan tidak menyasar proyek-proyek besar karena sudah dikuasai induk perusahaannya.

Di Jawa Timur, PT SBI punya 21 ritel distributor aktif yang melayani hampir sekitar 4.000 toko bangunan. Pasarnya bukan hanya Surabaya dan Sidoarjo, tapi juga merata di semua area.

Bagaimana dengan pasar Holcim? Diyakinkan oleh Giri Prabowo, Sales Group Head PT SBI, secara otomatis berpindah ke Dynamix.

Secara kualitas, komitmen, dan sebagainya, diyakinkan tetap sama. "Ini hanya soal waktu saja, tentang pergantian nama. Karena itu, kita terus mensosialisasikannya ke berbagai kalangan," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved