Berita Kediri

Switch Over Jalur Ganda Baron-Jombang, Sejumlah Kereta Api Masih Alami Keterlambatan

PT KAI Daop 7 bersama Satker wilayah Jawa bagian timur melakukan Switch Over (SO) pada segmen jalur ganda Stasiun Baron

Switch Over Jalur Ganda Baron-Jombang, Sejumlah Kereta Api Masih Alami Keterlambatan
PT KAI Daop 7 Madiun
Pembenahan rel jalur ganda di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun. 

SURYA.co.id | KEDIRI - PT KAI Daop 7 bersama Satker wilayah Jawa bagian timur melakukan Switch Over (SO) pada segmen jalur ganda Stasiun Baron, Kertosono, Sembung, dan Jombang sepanjang +/- 22 Km.

Persiapan telah dilakukan sebelumnya oleh Satker Jatim bersama Tim Supreme Daop 7 Madiun mulai dari uji beban yang telah dilakukan sejak, Selasa (29/10/2019).

Kemudian, pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam kondisi normal dan darurat, checklist semua peralatan, material yang dibutuhkan, penentuan waktu kerja sampai penanggung jawab masing-masing bagian.

Wisnu Pramudyo, Vice President Daop 7 Madiun, bersama Yustina Nurhayati Kepala PPK1 wilayah Jawa bagian timur melakukan pengawasan langsung pelaksanaan Switch Over (SO) guna memastikan semua yang bekerja sesuai SOP.

Setelah Switch Over (SO) dilakukan, terdapat dampak kelambatan pada KA 42C/Gajayana relasi Gambir-Malang harusnya masuk Kertosono 5.38 WIB menjadi 05.58 WIB lambat 20 menit.

Lalu, KA 176A/Brantas relasi Pasarsenen-Blitar harusnya masuk Kertosono pukul 06.02 WIB menjadi 06.28 WIB mengalami kelambatan 26 menit.

Kemudian KA 142/Majapahit relasi Pasarsenen -Malang harusnya langsung Kertosono 06.24 WIB, menjadi 06.44 WIB lambat 20 menit.

Setelah itu, KA 182A/Kahuripan relasi Kiaracondong Bandung-Blitar harusnya masuk Kertosono pukul 06.43 WIB menjadi 07.10 WIB lambat 27 menit.

Selain itu KA 50A/Turangga relasi Bandung-Surabaya Gubeng harusnya masuk Kertosono 06.53 WIB menjadi 07.50 WIB ikut andil kelambatan 57 menit.

Secara umum, proses Switch Over (SO) berjalan lancar, kelambatan yang terjadi pada beberapa KA, disamping menunggu selesainya pekerjaan juga karena adanya pembatasan kecepatan.

Wisnu menegaskan, secara umum pekerjaan berjalan lancar.

“Terima kasih kepada Tim Satker Jatim yang telah melakukan pekerjaan mulai dari persiapan sampai dengan terlaksananya kegiatan," jelasnya.

Dengan dioperasionalkannya jalur ganda mulai dari Stasiun Jombang sampai Baron hingga Geneng, sudah menghilangkan 29 titik persilangan dan memperpendek waktu tempuh 10 - 15 menit.

"Mohon maaf kepada para pelanggan dengan ketidaknyamanan pelayanan kami, atas kelambatan yang terjadi di beberapa KA,” ungkapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved