Citizen Reporter

Revitalisasi SMK Perlu untuk Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing

Presiden Republik Indonesia mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK.

Revitalisasi SMK Perlu untuk Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing
Abdul Majid Hariadi/Citizen Reporter
Revitalisasi SMK Perlu, untuk Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing 

SURYA.co.id - Revitalisasi sekolah menengah kejuruan (SMK) harus dilakukan.

Instruksi itu ditujukan kepada menteri cabinet kerja terutama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan para gubernur.

Presiden Republik Indonesia mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK.

Inpres itu dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

Pada 2019, Forum Ekonomi Dunia (WEF) melaporkan Indeks Daya Saing Global 4.0 menempatkan Indonesia berada di peringkat 50 dari 141 negara.

Dalam indeks itu ada 12 pilar penilaian. Pilar pendidikan berada di urutan bawah.

Dalam tataran praktis terutama dalam bidang pendidikan SMK, maka kondisi itu perlu ditinjaklanjuti dengan aksi nyata.

Langkah strategis yang harus dilakukan adalah dengan membuat peta jalan revitalisasi SMK, penyelarasan kurikulum, meningkatkan kompetensi guru, kolaborasi dengan berbagai pihak, meningkatkan akses sertifikasi lulusan SMK, dan membentuk kelompok kerja pengembangan SMK.

Bidang Pembinaan Pendidikan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kelompok diskusi terpumpun.

Diksusi itu bertajuk Kelompok Diskusi Terpumpun Tindak Lanjut Peta Jalan Revitalisasi SMK Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2019.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved