Kasusnya Lama Mengendap, Nasabah Korban Koperasi Montana Tagih Polres Malang Kota

Koperasi Serba Usaha Montana yang sudah pailit masih menyisakan persoalan. Dugaan penggelapan dana nasabah, belum terungkap

Kasusnya Lama Mengendap, Nasabah Korban Koperasi Montana Tagih Polres Malang Kota
suryamalang.com/aminatus sofya
Pengacara dan nasabah korban Koperasi Serba Usaha Montana, Rudy Murtady dan Daisy Hendro. 

SURYA.co.id | MALANG - Koperasi Serba Usaha Montana yang sudah pailit masih menyisakan persoalan. Dugaan tindak pidana penggelapan dana nasabah yang dilaporkan sejak 2018 masih belum jelas. Karena itu, sejumlah nasabah kembali mendatangi Polres Malang Kota hari ini (31/10/2019) untuk menanyakan perkaranya.

"Kami di sini menanyakan bagaimana progressnya," tutur Kuasa Hukum sejumlah korban nasabah Koperasi Serba Usaha Montana, Rudy Murdany, Kamis (31/10/2019).

Ia mengatakan para kliennya hanya dipanggil sekali pada April 2019. Setelah itu, belum ada pemanggilan lagi dan kasus ini seakan menguap.

Berdasarkan data yang disampaikan Rudy, beberapa nasabah yang menjadi korban adalah Hendro Kuntardjo Rp 412 juta, Veronika Suhartini Rp 40 juta, NR Rp 1,4 miliar, Michael Riyadi Rp 188 juta, Eugene Pelupessy Rp 950 juta dan Daisy Indro Rp 83,5 juta. Total ada 90 nasabah dengan kerugian mencapai Rp 26 miliar.

"Kami dipanggil cuman sekali. Itu pun sudah April 2019," katanya.

Rudy mengungkapkan, ia saat itu melaporkan Dewi Maria sebagai Ketua, Dani sebagai bendahara dan Dian sebagai marketing Koperasi Serba Usaha Montana. Sebab uang simpanan berjangka para korbannya tak kunjung diberikan hingga jatuh tempo.

"Padahal kami tidak muluk-muluk. Kami cuma minta pokoknya saja yang diberikan, tidak usah bunganya," ucapnya.

Dari hasil pertemuannya dengan Polres Malang Kota kata Rudy, penyidik dari Propam berjanji segera menyampaikan kasus ini kepada Kapolres baru, AKBP Dony Alexander.

"Karena itu kami ke sini karena Kapolres yang sekarang kan dikenal orangnya kenceng. Kami sangat berharap Kapolres bisa menyelesaikan kasus ini," ucap Rudy.

Seorang nasabah yang menjadi korban, Daisy Hendro berharap perkara ini dapat segera diselesaikan. Dana yang ia simpan rencananya bakal digunakan untuk mencukupi kebutuhan hari tua bersama suaminya.

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved