Berita Surabaya

Berawal dari Hobi Bikin DIY, Firliana Buka Usaha Boneka Handame Lucu

Tak disangka, hobi yang dulu untuk mengisi waktu luang itu, kini membawanya membuka usaha beragam produk boneka handmade.

Berawal dari Hobi Bikin DIY, Firliana Buka Usaha Boneka Handame Lucu
ist
Firliana, seorang dollmaker, owner @peerlyhandmade. 

Sementara itu rag dolls, lanjutnya, memanfaatkan muslin fabric yang seratus persen katun. Untuk rambut, terbuat dari benang wol khusus.

"Sebelum dibuat, muslin fabric saya beri rendam dengan air teh sekitar enam jam, supaya warnanya lebih krem, tidak putih," ungkapnya.

Ia ingin para costumer tidak hanya melihat boneka produksinya sebagai barang mati. Melainkan, menjadikannya sebagai teman.

"Di setiap boneka, saya beri adopted tag dari hand embriodery. Jadi bisa ditulis nama costumer. Misalnya adopted by titik titik (nama costumer). Jadi, costumer tidak hanya membelinya, melainkan menjadikannya best friend," ungkapnya

Selain itu, Firliana juga konsisten dengan produk yang girly dengan pemilihan warna cenderung pastel.

"Setiap pengrajin handmade, selalu punya ciri khasnya sendiri. Kebetulan, saya suka karakteristik yang seperti ini," ungkapnya.

Untuk satu socks dolls dan rag dolls, Firliana mengatakan, setidaknya butuh 8 jam sampai satu hari untuk membuatnya, tergantung besar dan kerumitan boneka.

"Ukurannya bervariasi, ada yang 15 cm, 30 cm, dan sebagainya. Kalau yang sederhana seperti socksdolls berbentuk monkey atau bunney, bisa delapan jam," ujar Firliana.

Harga yang dibandrol pun bervariasi. Untuk rag dolls, antara Rp 250 ribu sampai Rp 350 ribu. Sementara socks dolls, antara Rp 199 ribu hingga Rp 350 ribu.

Dalam sebulan, Firliana bisa memproduksi 20 sampai 30 boneka. Supaya terus mendapat pasar, ia pun mengaku terus mengikuti perkembangan tren.

"Dulu, misalnya, bikin socksdolls, terus berkembang bikin boneka gantungan kunci dan sebagainya, sampai sekarang bikin rag dolls. Saya terus menyesuaikan tren, tapi tetap konsisten dengan karakter saya," tandasnya.

Tags
Boneka
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved