Berita Tulungagung

Sopir Harapan Jaya yang Tewaskan Pengendara Motor di Tulungagung Ditetapkan Tersangka

Diyon menjelaskan, sopir bus asal Lampung ini diketahui melaju dengan kecepatan tinggi di lajur berlawanan.

Sopir Harapan Jaya yang Tewaskan Pengendara Motor di Tulungagung Ditetapkan Tersangka
Polres Tulungagung
Situasi saat bus Harapan Jaya menabrak dua pemotor di Jalan Jayeng Kusumo Tulungagung, Senin(28/10/20199. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Penyidik Unit Laka Lantas, Satlantas Polres Tulungagung menetapkan sopir bus Harapan Jaya, Heru Setyawan sebagai tersangka.

Heru diduga melakukan kelalaian yang menyebabkan kecelakaan yang yang menewaskan satu orang, di Jalan Jayeng Kusumo, depan RSPW, Senin (28/10/2019).

Penetapan tersangka dilakukan Selasa (29/10/2019) sore, atau 24 setelah kejadian.

"Hasil gelar perkara kami menyimpulkan, sopir bus melakukan kelalaian yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas, hingga satu orang meninggal dunia," terang Kanit Laka Lantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitriyanto, Rabu (30/10/2019).

Diyon menjelaskan, sopir bus asal Lampung ini diketahui melaju dengan kecepatan tinggi di lajur berlawanan.

Hasil keterangan para saksi dan hasil olah TKP juga menguatkan dugaan pelanggaran yang dilakukan Heru.

"Dia lalai karena melaju di jalur yang bukan jalurnya. Dia juga kurang bisa mengontrol laju kendaraannya," sambung Diyon.

Heru akan dijerat dengan pasal 310 ayat (4) dan pasal 310 ayat (2) Undang-undang 22 tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sesuai ayat (4) pasal itu, jika kecelakaan mengakibatkan korban meninggal dunia, tersangka terancam pidana penjara selama 6 tahun dan denda Rp 12 juta.

Sedangkan ayat (3) menjerat Heru, karena dalam kejadian itu ada dua pemotor lain yang mengalami luka dan sepeda motornya rusak.

"Hasil gelar perkara semua memenuhi unsur, jadi tersangka kami jerat pasal berlapis," tutur Diyon.

Bus Harapan Jaya AG7885 UR yang dikemudikan Heru menabrak pemotor yang hendak menyeberang jalan, Senin (28/10/2019) sore, di Jalan Jayeng Kusumo Tulungagung.

Pengendara motor Honda Beat AG 6103 KCG, Wahyudi Slamet (38) warga Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru meninggal dunia di lokasi kejadian.

Bus juga menabrak motor Yamaha Mio AG 4345 JR yang dikendarai M Wahyu Agung Romadhon (19) warga Desa Purworejo, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri yang membonceng Edi Supriyanto (23) warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Kras Kabupaten Kediri.

Dua korban mengalami luka ringan, sementara sepeda motornya terlindas di bawah bodi bus.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved