Berita Tuban

Respons Bupati Tuban Fathul Huda terkait Limbah Ikan yang Dibuang ke Laut

Bupati Tuban Fathul Huda merespons adanya perusahaan ikan yang membuang limbah cair di titik operasional wilayah laut.

Respons Bupati Tuban Fathul Huda terkait Limbah Ikan yang Dibuang ke Laut
surya.co.id/m sudarsono
Lokasi limbah pengolahan ikan yang dibuang langsung ke laut. 

SURYA.co.id | TUBAN - Bupati Tuban Fathul Huda merespons adanya perusahaan ikan yang membuang limbah cair di titik operasional wilayah laut setempat. 

Limbah cair tersebut diduga berasal dari PT Nasional Indo Mina, yang berada di Desa Boncong, Kecamatan Bancar.

Limbah tersebut dikeluhkan para nelayan karena mencemari laut, hingga membuat gatal kulit nelayan yang terkena.

"Perusahaan sudah tutup sementara," Kata Bupati Tuban dikonfirmasi, Selasa (29/10/2019) .

Dia menjelaskan, pihak pemkab melalui dinas lingkungan hidup (DLH) sudah menindaklanjuti temuan pembuangan limbah tersebut, pengawas juga sudah ke lokasi untuk memastikan.

Perusahaan belum punya instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan belum punya izin pembuangan limbah cair (IPLC).

Meski demikian, tim belum bisa ambil sampel air limbah karena perusahaan tidak beroperasi atau aktivitas.

"Operasional perusahaan stop dulu, untuk teknisnya nanti akan ditangani DLH. Timnya juga sudah turun," Pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dasri Kepala Desa Boncong, Kecamatan Bancar membenarkan tentang kejadian limbah itu. 

Pemerintah desa berharap pihak perusahaan segera turun tangan untuk menindak lanjuti surat yang telah dikirim. 

Tujuannya agar keresahan warga segera ada solusi, karena limbah menimbulkan bau busuk yang sangat mengganggu.

"Kita berharap, perusahaan segara merespon keresahan warga. Jika protes warga tak direspons perusahaan, maka warga berencana melakukan aksi di depan PT Nasional Indo Mina," pungkasnya.

Pabrik pengolahan ikan tersebut didirikan sekitar 2015 silam.

Hingga berita ini diunggah belum ada keterangan resmi dari perusahaan terkait dan surya.co.id terus menunggu konfirmasi terkait hal itu.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved