Kumpulkan KTP untuk Pilwali Surabaya, Sekjen Berkarya Jatim Didik Junaedi Sebut Dukungan Tak Gratis

untuk turun di pilkada menurutnya bukan hal yang murah. Termasuk, saat mengumpulkan KTP juga memerlukan biaya cukup besar

Kumpulkan KTP untuk Pilwali Surabaya, Sekjen Berkarya Jatim Didik Junaedi Sebut Dukungan Tak Gratis
ist
Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra atau yang dikenal Tommy Soeharto (tengah) saat bertemu Akhmad Junaidi (kanan) dan Bir Aly di Jakarta, Selasa (1/10/2019) lalu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bakal Calon Walikota Surabaya, Akhmad Junaedi masih cukup optimistis maju di Pemilihan Walikota Surabaya melalui jalur perorangan (independen).

Rencananya, pria yang juga Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Jawa Timur ini akan melengkapi syarat minimal dukungan (syarminduk) dalam waktu dekat.

Kepada Surya.co.id, pria yang akrab disapa Didik ini menjelaskan bahwa pihaknya telah mengumpulkan sekitar 100 ribu KTP sebagai syarminduk di Pilkada Surabaya.

"Sembilan puluh persen sudah siap," kata Didik kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (30/11/2019).

Apabila mempertimbangkan syarminduk untuk maju melalui jalur perorangan, KPU mensyaratkan bakal calon harus memiliki minimal sekitar 138 ribu dukungan. Artinya, Didik masih memerlukan tambahan dukungan.

Menanggapi hal itu, Didik optimistis bisa menyelesaikan syarat di atas jumlah di sisa waktu yang ada hingga awal Desember mendatang.

"KTP-nya sudah ada. Tinggal penempelan (penjilidan). Kami optimistis di angka 140 ribu dukungan," ungkap Didik.

Selain memenuhi kekurangan, pihaknya juga memperbaiki beberapa KTP yang belum memenuhi syarat. Di antaranya adanya dukungan ganda.

"Termasuk, soal sebaran dukungan. Kami pastikan harus di 50 persen kelurahan dari total kelurahan di Surabaya," jelasnya.

Sekalipun cukup optimistis untuk maju, Didik masih belum terbuka terkait rencana deklarasi maju. Pihaknya menegaskan memilih waktu deklarasi setelah menyelesaikan berkas syarat dukungan.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved