Berita Bangkalan

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Bangkalan Madura Semakin Meluas

Jumlah desa yang terdampak kekeringan di Bangkalan semakin meluas hingga mencapai 50 desa di 12 kecamatan dari 18 kecamatan yang ada.

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Bangkalan Madura Semakin Meluas
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Warga Desa Dabung, Kecamatan Geger, kabupaten Bangkalan, antre mendapat air bersih yang disalurkan BPBD Kabupaten Bangkalan, Rabu (30/10/2019) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Hingga akhir Oktober ini, kemarau masih melanda Kabupaten Bangkalan, Madura.

Akibatnya, jumlah desa terdampak kekeringan semakin meluas hingga mencapai 50 desa di 12 kecamatan dari 18 kecamatan yang ada.

Awalnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan telah mencatat sebanyak 33 desa di 9 kecamatan mengalami kering kritis dan kering langka selama periode Juli-Agustus 2019.

Meliputi 7 desa di Kecamatan Konang, 7 desa di Kecamatan Kokop, 4 desa di Kecamatan Geger, 4 desa di Kecamatan Galis, 4 desa di Kecamatan Klampis, 1 di Kecamatan Modung dan Kecamatan Kwanyar, 3 desa di Kecamatan Tanah Merah, dan 2 desa di Kecamatan Arosbaya.

Kepala BPBD Kabupaten Bangkalan Rizal Moris mengungkapkan, dari 33 desa terdampak kekeringan itu, sebanyak 26 desa di antaranya berstatus kering kritis. Sedangkan 7 desa lainnya berstatus kering langka.

"Totalnya kini berjumlah sebanyak 83 desa di 12 kecamatan. 50 desa tambahan terdampak kekeringan itu berstatus kering langka," ungkapnya kepada Surya, Rabu (30/10/2019).

Kering langka adalah suatu kondisi di mana sumber air yang ada telah mengering di musim kemarau.

Sedangkan kering kritis adalah suatu kondisi di mana tidak ada sumber air di suatu desa. Sumber air terdekat berjarak sejauh di atas 10 Kilometer.

Ia menjelaskan, meluasnya kawasan terdampak kekeringan itu disebabkan musim kemarau yang berkepanjangan.

"Tambahan 50 desa terdampak kekeringan itu tersebar di tiga kecamatan; Blega, Tragah, dan Sepulu," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved