Breaking News:

Januari 2020, Semua Kendaraan Wajib Uji di Surabaya Harus Punya Smartcard

"Target kementerian, per Januari 2020 sudah menggunakan Smartcard. Bentuknya seperti kartu ATM begitu. Nanti memuat data kendaraan yang diuji,"

Penulis: Delya Octovie | Editor: Eben Haezer Panca
surya/pipit maulidiya
Suasana kepadatan lalu lintas di Jalan Wonokromo Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mulai Januari 2020, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mewajibkan seluruh Kendaraan Wajib Uji untuk dilengkapi Smartcard.

Kendaraan Wajib Uji yang dimaksud ada lima, yakni mobil penumpang (angkutan kota, elf, dll), bus, mobil barang, kereta gandeng dan kereta tempel.

Kepala Seksi Pengujian Sarana Dishub Surabaya, Abdul Manab mengatakan, kewajiban ini berdasarkan peraturan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia nomor 133 pasal 54-56 tahun 2015.

Ia menjelaskan, Smartcard akan dijadikan pengganti tanda bukti lulus uji yang selama ini berupa buku uji, plat dan tanda samping.

"Nanti target kementerian, per Januari 2020 itu sudah menggunakan Smartcard. Bentuknya seperti kartu ATM begitu. Nanti memuat data kendaraan yang diuji," jelas Manab, Rabu (30/10/2019).

Tak hanya Smartcard, nantinya para pengendara juga akan memegang sertifikat serta stiker penanda lulus uji.

Di stiker tersebut terdapat QR Code yang bisa di-scan, dan akan muncul semua informasi tentang uji kendaraan.

Manab menambahkan, pihaknya sudah memulai sosialisasi.

Apalagi, pelaksanaan wajib Smartcard tinggal dua bulan lagi.

Dishub sendiri sudah mengajukan pembuatan Peraturan Wali Kota Surabaya soal ini, sehingga dipastikan aturannya akan segera dimulai.

"Kan sudah pernah diundang oleh kementerian. Baik dari agen pemegang merk kendaraan maupun stakeholder lain, untuk disosialisasikan bahwa nanti hasil pengujian kendaraan apabila dinyatakan layak jalan, dapat Smartcard, sertifikat dan stiker," jelasnya. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan Smartcard telah masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Surabaya pada tahun 2020.

"Sudah diajukan, nanti tahun 2020 pengujian kendaraan bermotor menggunakan Smartcard," ujarnya.

Dalam APBD terbaru tersebut, Dishub mendapat alokasi dana sebesar Rp 240,7 miliar.

Alokasi dana digunakan untuk banyak hal selain Smartcard, beberapa di antaranya adalah pembangunan terowongan penghubung Terminal Intermoda Joyoboyo dengan Kebun Binatang Surabaya dan sewa bandwith untuk Automated Traffic Control System (ATCS).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved