Berita Jember

Polisi Tangkap Komplotan Pengedar Sabu-Sabu di Jember. Narkoba Puluhan Juta Rupiah Disita

Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Jember mengungkap peredaran sabu-sabu senilai sekitar Rp 72 juta.

Polisi Tangkap Komplotan Pengedar Sabu-Sabu di Jember. Narkoba Puluhan Juta Rupiah Disita
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Kapolres Jember menunjukkan tersangka narkoba yang ditangkap dengan barang bukti sabu-sabu senilai puluhan juta Rupiah. 

SURYA.co.id | JEMBER - Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Jember mengungkap peredaran sabu-sabu senilai sekitar Rp 72 juta.

Dalam pengungkapan itu, polisi membekuk empat orang dalam satu jaringan. Keempat orang itu terdiri atas tiga orang pemakai, dan satu orang pengedar.

Pengedar yang ditangkap adalah M Kurdi (43), warga Desa Biting Kecamatan Arjasa.

Polisi menyita sabu-sabu seberat 47,25 gram, dan 35 butir pil ekstasi, juga timbangan elektrik dari tangan Kurdi.

Kurdi ditangkap setelah polisi menangkap tiga orang pemakai yakni Edi WIjayadi (32), warga Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kaliwates; Sambari (43) warga Jl Sriwijaya Kecamatan Sumbersari; dan Iwan Hadi (40) warga Kecamatan Rambipuji.

Bermula dari penangkapan Edi di rumahnya. Edi memiliki sabu-sabu seberat 0,17 gram yang dibeli dari Sambari seharga Rp 400 ribu. Polisi kemudian menangkap Sambari. Polisi menemukan sabu-sabu seberat 0,05 gram dari Sambari.

Sambari mengaku mendapatkan sabu-sabu itu dari Iwan. Polisi kemuian menangkap Iwan. Polisi mendapati lima klip sabu-sabu dari tangan Iwan. Selanjutnya Iwan mengaku mendapatkan narkotika berbentuk serbuk putih itu dari Kurdi. Polisi pun mencokok Kurdi.

Barang bukti terbanyak didapatkan dari Kurdi. "Karena saudara K ini memang mengedarkan. Sebelumnya juga pernah dibui karena melakukan tindak kejahatan yang sama (penyalahgunaan narkoba)," ujar Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal dalam rilis di Mapolres Jember, Selasa (29/10/2019).

Sedangkan ketiga orang lainnya mengaku hanya sebagai pengguna. Mereka beralasan obat tersebut sebagai dopping. "Ada yang mengaku bekerja di malam hari sehingga membutuhkan dopping. Dopping dari sabu-sabu ini," imbuh Alfian.

Dari hitungan Surya, sabu-sabu yang disita dari keempat orang itu harganya sekitar Rp 72 juta. Polisi menjerat keempat orang itu memakai UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved