Berita Ponorogo

Pengakuan Mahasiswi di Ponorogo yang Menangis Kena Tilang Polisi, Takut Terlambat dan Dimarahi Dosen

Titik (20), seorang mahasiswi di Ponorogo, Jawa Timur menangis sesegukan saat razia polisi atau saat operasi Zebra Semeru di

Pengakuan Mahasiswi di Ponorogo yang Menangis Kena Tilang Polisi, Takut Terlambat dan Dimarahi Dosen
Dok. Polres Ponorogo
Titik, Mahasiswi Ponorogo Menangis ditilang 

SURYA.co.id | Ponorogo - Titik (20), seorang mahasiswi di Ponorogo, Jawa Timur menangis sesegukan saat razia polisi atau saat operasi Zebra Semeru di Jalan KH Ahmad Dahlan, Selasa (29/10/2019) pagi.

Warga Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo itu menangis karena tidak membawa STNK saat berkendara. 

"Saya lupa ndak bawa STNK pak. Tapi jangan ditilang dong pak.

Saya nanti ndak bisa ikut kelas gimana. Saya dihukum sama dosen," katanya memohon kepada petugas yang menilang, Selasa pagi.

"Kuliahku pie," katanya membela diri.

Pengakuan itu tentu saja diindahkan oleh polisi yang ketika itu bertugas. Titik tetap kena tilang.

Titik kemudian mengantri dengan menahan air mata yang terus menetes, bersama dengan para pelanggar yang lain.

"Lain kali bawa STNK nya. Ini surat tilangnya," kata seorang polisi.

Selain titik, 6 Siswa SMA Muhamadiyah Ponorogo juga ada yang kena tilang.

Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Bambang Prakoso menambahkan pelanggar paling banyak didominasi pelajar selama sepekan operasi zebra.

Halaman
12
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved