Berita Surabaya

5 Unit Bus Damri di Surabaya yang Parkir di Garasi Hangus, Pengelola Menyerah saat Kebakaran Ketiga

Lima unit bus Damri bekas yang terparkir di garasi di Jalan Jagir Sidosermo terbakar, Selasa (29/10/2019).

5 Unit Bus Damri di Surabaya yang Parkir di Garasi Hangus, Pengelola Menyerah saat Kebakaran Ketiga
Foto: pmk surabaya untuk surya.co.id.
Petugas berjibaku memadamkan api yang melumat 5 unit Bus Damri bekas yang terparkir di garasi di Jalan Jagir Sidosermo, Surabaya, Selasa (29/10/2019). 

SURYA.co.id |SURABAYA - Lima unit bus Damri bekas yang terparkir di garasi di Jalan Jagir Sidosermo terbakar, Selasa (29/10/2019).

Api melumat hampir seluruh bangkai bus Damri yang telah teronggok menjadi besi tua di area parkir tersebut.

Informasinya, tiga unit bus hangus dan dua sisanya hanya separuh bagian bodi yang dilumat api.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Anggota Polsek Wonokromo dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran.

Menurut Kepala Dinas PMK Surabaya Dedik Irianto, pihaknya menerjunkan sekitar 13 unit kendaraan PMK Surabaya berbagai jenis sekitar pukul 03.25 WIB.

"Sembilan unit truk dan 4 lainnya kendaraan tim walang kadung," katanya, selasa (29/10/2019).

Dedik mengungkapkan, lima unit bus yang terbakar itu kondisinya tidak bermesin dan bodi mobil sebagian besar sudah keropos dimakan usia dan cuaca.

"Untuk yang terbakar bus bekas di halaman bengkel pemotongan besi badan bus," ujarnya.

Dedik menambahkan, informasi awal di parkir bus bekas itu sempat terjadi dua kali insiden kebakaran lahan.

Semula pihak pengelola lahan masih bisa mengatasi kobaran api itu.

Namun, insiden kebakaran yang ketiga kali kobaran api begitu besar sehingga memaksa pihak pengelola meminta bantuan Command Center 112.

"Untuk kebakaran yang pertama dan kedua dapat dipadamkan sendiri namun untuk kebakaran yang ketiga tidak sanggup," jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Ari Pranoto menuturkan, penyebab kebakaran area lahan parkir bus bekas berukuran 20 meter x 30 meter itu masih dalam penyelidikan.

"Kami masih mendalami dan mengumpulkan data olah TKP bersama Tim Inafis," katanya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved