Single Focus

Waspada, Jambret dan Begal Mengincar di Surabaya: Tas Taruh di Bagasi, Hindari Jalan Sepi

Kasus kejahatan jalanan di Surabaya seakan tiada habisnya. Meski para pelaku ditindak tegas, tak menyurutkan pelaku lain untuk melancarkan aksinya.

Waspada, Jambret dan Begal Mengincar di Surabaya: Tas Taruh di Bagasi, Hindari Jalan Sepi
surya.co.id/firman rachmanudin
Ilustrasi: rilis penangkapan tersangka kasus kejahatan jalanan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, belum lama ini. 

SURYA.co.id | SURABAYA  -Kasus kejahatan jalanan di Surabaya seakan tiada habisnya. Meski para pelaku ditindak tegas, tak menyurutkan pelaku lain untuk melancarkan aksinya.

Baru-baru ini dalam satu bulan terakhir ada dua kejadian kejahatan jalanan dengan modus jambret dan begal di wilayah sama yakni di sepanjang Jl Kalianak-Greges - Margomulyo, Surabaya.

Terpantau dua aksi itu dilakukan oleh kelompok yang berbeda dengan modus dan waktu serta jumlah pelaku yang berbeda pula.

Awal Oktober 2019, tepatnya pada Rabu, sekitar pukuk 04.30 WIB, seorang perempuan melaporkan aksi penjambretan di Jalan Raya Greges Margomulyo Surabaya.

Korbannya, Nia Kharisma (28), warga Perum Graha Indah Lamongan.

Tas berisi uang senilai 12 juta dan beberapa dokumen penting raib digondol jambret berjumlah dua orang, menggunakan motor Suzuki Satria.

Meski telah melapor, polisi belum berhasil mengungkap dua pelaku penjambret tas milik Nia.

Selanjutnya, pada Minggu, 20 Oktober 2019, dilaporkan empat pemuda menjadi korban empat orang pelaku begal di Jalan Kalianak, depan gudang nomor 78, sekitar pukul 03.00 WIB.

Pelaku yang sudah dewasa, membuat pemuda yang masih belasan tahun itu keder.

Alhasil, satu motor Suzuki Satria milik M Ardiansyah (19) warga Tanah Merah Kenikir IV Surabaya itu dibawa kabur empat pelaku.

Halaman
123
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved