Kilas Balik

Pengakuan Saksi Mata Lahirnya Sumpah Pemuda, Lirik Lagu Indonesia Raya Diubah karena Diawasi Belanda

Seorang saksi mata memberikan pengakuan terkait momen lahirnya sumpah pemuda yang tercetus pada 28 Oktober 1928. Simak kisahnya

Pengakuan Saksi Mata Lahirnya Sumpah Pemuda, Lirik Lagu Indonesia Raya Diubah karena Diawasi Belanda
Istimewa/Tribun Batam
Pengakuan Saksi Mata Lahirnya Sumpah Pemuda, Lirik Lagu Indonesia Raya Diubah 

Saya ada potretnya. Sudah berusia lebih dari 50 tahun.

Saya simpan baik-baik. Kalau hilang, cari di mana juga nggak ada. Permisi, ya, saya ambilkan," Kwee Thiam Hong berlalu.

Beberapa sesaat kemudian ia kembali dengan sebuah album kertas yang sudah tua.

Di tangan yang lain tergenggam sebuah amplop yang sudah robek.

"Nah, ini Sugondo. Di sini saya tidak kelihatan. Ada di belakang," kata Kwee Thiam Hong sambil menunjuk ke album.

Kwee Thiam Hong lalu membalik lembaran album itu

“Ini Sutan Syahrir. Nah, ini Sutan Takdir Alisyahbana. Ia masih hidup dan setahun lebih tua dari saya."

"Lalu bagaimana situasi Sumpah Pemuda itu?"

"Oh, ini cerita saya mulai ngelantur. Waktu itu kan begini.

Katanya jam lima sore sudah harus kumpul di asrama Kramat " jelas Kwee Thiam Hong

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Hai
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved