Breaking News:

Sibgle Focus

Pemasangan CCTV di Jalan Kalianak Surabaya Disebut Belum Mendesak

Namun sepengetahuan kami, Jalan Kalianak belum mendesak dipasangi CCTV," ucap Kapala Satuan Kerja BBPJN Wilayah Surabaya Gresik, Purnyoto.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya/fatkhul alamy
Foto ilustrasi: Petugas mengevakuasi korban setelah terjatuh dan jadi korban penjamberetan di Jl Kalianak, Surabaya, Senin (26/2/2018). 

Begitu juga Pemprov Jatim tidak mau memasang CCTV saat diperlukan.

Harapan lain, pada BPTD. Namun, badan di bawah Kementerian Perhubungan langsung itu, selama ini belum begitu dikenal.

Karena kewenangan badan ini yang bisa menambah fasilitas pendukung di jalan nasional.

Purnyoto memastikan hingga saat ini sepanjang Jalan Kalianak memang belum didukung fasilitas pengamanan tambahan, berupa CCTV.

Tidak ada kamera pengintai di jalan yang membentang penghubung Surabaya-Gresik ini,  termasuk di perempatan lampu merah.

Secara aturan bahwa kewenangan perlengkapan pendukung di jalan nasional berada di Badan Pengelola Transportasi Darat XI Jawa Timur. Perlengkapan jalan itu adalah penerangan jalan umum atau PJU.

Purnyoto memahami bahwa sebenarnya CCTV bukan termasuk perlengkapan jalan, sehingga dinilai bukan hal mendesak.

Sesuai UU 38/2004 tentang jalan maupun PP 34/2006 tentang jalan, CCTV bukan perlengkapan jalan yang harus ada.
Ikut peduli lingkungan

Hal sama disampaikan Kepala BBPJN 8, Jaim Achmad Subki bahwa kewenangan balai yang dia pimping adalah membangun konstruksi jalan. Pengaturan lalu-lintas jalan termasuk perambuannya adalah Dinas Perhubungan.

"Begitu juga Penerangan Jalan, bisa Pemprov, Pemkab atau Pemkot. Jangan sampai penerangan jalan minim sehingga rentan kejahatan. Sementara, kewenangan pengamanan dan penegakan hukum ada di kepolisian," papar Subki.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved