Breaking News:

Berita Sidoarjo

Cegah Peredaran Narkoba di Kalangan Santri, Granat Jatim Gandeng

Untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan santri, DPD Granat Jatim dan Pesantren Mukmin Mandiri, Waru, Sidoarjo sepakat melakukan kerjasama

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Eben Haezer Panca
tribun jatim/kukuh kurniawan
Penandatanganan Petisi Santri Tolak Narkoba oleh DPD Granat Jatim dan Pesantren Mukmin Mandiri, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (28/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

SURYA.co.id | SIDOARJO - Untuk mengantisipasi peredaran narkoba di kalangan santri, DPD Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Jatim dan Pesantren Mukmin Mandiri, Waru, Sidoarjo sepakat melakukan kerjasama.

Ketua DPD Granat Jatim, Arie Soeripan mengatakan alasan pihaknya melakukan kerjasama tersebut.

"Saat ini sebagian besar santri merupakan para generasi muda milenial. Dimana seperti kita tahu, penyalahgunaan narkoba paling rentan terhadap anak muda. Dan kita tak ingin bahaya narkoba sampai dapat merusak para generasi santri muda tersebut," ujarnya, Senin (28/10/2019).

Ia menjelaskan bahaya narkoba di kalangan anak muda terbilang cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, 75 persen anak muda di Jawa Timur sudah terpapar dan memakai narkoba.

"Dan saat ini narkoba juga menyasar ke berbagai lapisan masyarakat. Kalau dulu mungkin hanya orang mampu saja yang dapat membeli narkoba, sekarang sudah tidak lagi," tambahnya.

Oleh karena itu pihaknya melakukan berbagai langkah dan tindakan supaya anak muda tidak terpapar oleh bahaya narkoba.

"Kita lakukan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya narkoba ke berbagai kalangan, seperti ke para santri muda yang ada di Pesantren Mukmin Mandiri ini contohnya. Kita berikan edukasi apa itu narkoba, berbagai macam bentuk narkoba dan dampak orang mengonsumsi narkoba," terangnya.

Sementara itu, pengasuh Pesantren Mukmin Mandiri, KH. Muhammad Zakki menyambut secara positif penandatanganan MoU tersebut.

"Tentu penandatangan MoU ini merupakan momen yang sangat besar bagi kita semua. Mengapa, karena memang narkoba merupakan ancaman yang sangat serius bagi bangsa khususnya para generasi muda," jelasnya

Dirinya berharap melalui MoU tersebut, para santri muda di pesantrennya tidak ada yang terpapar oleh narkoba.

"Karena para santri itu telah mengetahui secara langsung bahaya narkoba melalui berbagai sosialisasi yang disampaikan oleh Granat Jatim," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved