KRONOLOGI Putri Pariwisata Ditangkap Seusai Berhubungan Badan dengan Pria NTB di Hotel Kota Batu

Berikut kronologi Putri Pariwisata ditangkap seusai berhubungan badan di hotel Kota Batu. Diduga terkait prostitusi online. Pukul 19.00 WIB digerebek.

KRONOLOGI Putri Pariwisata Ditangkap Seusai Berhubungan Badan dengan Pria NTB di Hotel Kota Batu
surya/luhur pambudi
KRONOLOGI Putri Pariwisata Ditangkap Seusai Berhubungan Badan dengan Pria NTB di Hotel Kota Batu 

Kata Leo, polisi juga mengamankan, dua pria yang lainnya.

"Mucikarinya ini ada di kamar lain," tukasnya.

Pria yang bertindak sebagai sopir mobil mengantar ketiganya ke sebuah hotel di kawasan Kota Batu.

"Sopir ini ada di luar hotel, sopir juga kami periksa, jadi 4 orang, dia cuma saksi aja yang ngantar aja," terangnya.

dua orang yang diamankan penyidik Jatanras Ruang Unit V Perjudian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan Kanit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Mohammad Aldy Sulaiman
dua orang yang diamankan penyidik Jatanras Ruang Unit V Perjudian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan Kanit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Mohammad Aldy Sulaiman (KOLASE FOTO SURYA/LUHUR PAMBUDI)

Saat dilakukan pemeriksaan awal, ungkap Leo, melalui bukti Kartu Tanda Penduduk (KTP), PA ternyata berstatus pelajar.

"Kalau di KTP-nya itu masih berstatus pelajar tapi yang jelas profesinya ya mungkin saja rekan-rekan sudah tahu sebagai publik figur, tapi nanti kami jelaskan lebih lanjut," tambahnya.

Sedangkan YW diketahui bekerja sebagai swasta.

"Sosok pemesannya itu pekerjaan swasta warga NTB," ungkapnya.

Praktik prostitusi tersebut, ungkap Leo, melalui jejaring media online.

"Melalui jaringam online, jadi ditelpon ditawarkan ada sistem atau managemen sendiri yangg dibuat mucikari ini," katanya.

"Itu masih kami dalami, karena untuk jaringan prostitusi ini nyatanya memang sudah ada, dan terulang kembali," tambahnya.

Hingga saat ini ketiganya masih dalam proses pemeriksaan, perihal jumlah transaksi dan berapa praktik itu berjalan, Leo akan menyampaikan setelah tahapan penyelidikan rampung.

"Kalau jumlah uang yang dibayar dan lama praktik ini berjalan itu masih materi pemeriksaan, kami akan sampaikan setelah selesai," pungkasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menduga ada keterlibatan mucikari lainnya terkait dugaan kasus prostitusi online.

"Kami masih mengembangkan (keterlibatan) mucikari lain dalam prostitusi online," jelasnya.

Sekadar diketahui, PA, JL, dan YW ditangkap polisi saat berada di sebuah kamar hotel di Kota Batu pada Jumat (26/10/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Sekitar pukul 22.00 WIB, ketiganya dibawa ke Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim.

Kasus Vanessa Angel

Vanessa Angel memasuki mobil yang menjemputnya di Rutan Medaeng.
Vanessa Angel memasuki mobil yang menjemputnya di Rutan Medaeng. (SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq)

Kasus prostitusi online yang melibatkan publik figur juga sempat menghampiri artis FTV Vanessa Angel dan selebgram AV pada awal tahun 2019.

Bahkan, Polda Jatim mengungkap tarif Vanessa Angel kala itu mencapai Rp 80 juta.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus AKBP Harissandi membenarkan tarif prostitusi artis terselubung tersebut hingga puluhan juta.

Tarif kencan artis VA (Vanessa Angel) mencapai Rp 80 juta.

Sedangkan, artis AV sekitar Rp 25 juta sekali kencan.

Dua Artis cantik VA (27) dan VA diduga terlibat kasus asusila prostitusi online di Surabaya.

Ada dua artis yang ditangkap VA dan AV bersama manajer dan mucikari prostitusi artis.

"Kedua artis ini diduga terlibat prostitusi artis," ujar AKBP Harissandi di Mapolda Jatim, Sabtu (5/1/2019).

Harissandi menjelaskan pihaknya melakukan penyidikan terhadap dua artis yang terlibat prostitusi artis tersebut.

"Terkait perkembangan kasus prostitusi artis ini pasti akan kami sampaikan ke media melalui press rilis," ungkapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Polda Jatim menggerebek sebuah hotel yang disalahgunakan sebagai ajang prostitusi artis terselubung.

Dari penggerebekan itu Polisi menangkap dua artis di dalam kamar saat berhubungan badan bersama pria bukan pasangan suami istri.

Saat ini dua artis itu masih menjalani penyidikan di Polda Jatim.

Bukti artis cantik Vanessa Angel (VA) ditangkap di Surabaya terkait dugaan terlibat prostitusi online semakin kuat.

Vanessa Angel saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan vonis oleh majelis hakim di PN Surabaya, Rabu (26/6/2019).
Vanessa Angel saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan vonis oleh majelis hakim di PN Surabaya, Rabu (26/6/2019). (surya.co.id/ahmad zaimul haq)

Manajer Vanessa Angel membenarkan Vannesa saat ini berada di Surabaya.

Vannesa Angel juga mengunggah video sedang 'mengejar rejeki' di Surabaya saat kabar penangkapan dirinya beredar luas, Sabtu (5/1/2019). 

Sebelum akhirnya ditangkap karena dugaan terlibat prostitusi online di sebuah hotel di Surabaya, artis sinetron Vanessa Angel diketahui tengah berada di Surabaya, Jawa Timur melalui unggahannya di fitur Instagram Story dari akun Instagram miliknya.

Awalnya, Vanessa tampak sedang duduk di kursi pesawat mengenakan baju berwarna ungu dan juga kacamata.

Selanjutnya Vanessa mengunggah video singkat pintu gerbang selamat datang dengan menambahkan tulisan.

"Menjemput rezeki di awal tahun 2019. Hello Surabaya, Indonesia. See you @townsquaresurabaya," tulis Vanessa tujuh jam yang lalu.

Berikutnya, Vanessa mengunggah gambar dirinya yang baru saja sampai di sebuah pusat perbelanjaan di Surabaya.

"Sudah sampai, see you here," ungkap Vanessa sembari tersenyum ke arah kamera.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan penangkapan artis sinetron Vanessa Angel terkait prostitusi Online di Surabaya, Jawa Timur.

"Itu Vanessa Angel yang ditangkap prostitusi itu bukan dari saya, tapi dari Wadir Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara. Tulis saja itu," kata Kombes Pol Frans Barung kepada Kompas.com, Sabtu (5/1/2019).

Manajer Vanessa Angel, Lidya, membenarkan bahwa artisnya itu sedang berada di Surabaya.

Lidya mengatakan, Vanessa akan memandu sebuah acara di sana.

"Itu aja saya enggak tahu tadi pagi dia ngomong mau ke Surabaya nge-MC acara," kata Lidya saat dihubungi awak media, Sabtu (5/1/2019).

"Aku enggak tahu acara apa karena dia laporan nge-MC acara karena kerjaannya enggak dari saya," sambungnya.

Lidya pun bingung ketika Vanesha dikaitkan dengan kabar artis berinisial VA yang tertangkap karena kasus prostitusi online.

Lidya belum menghubungi Vanesha hingga saat ini.

"Makanya saya bingung kok banyak wartawan yang tanya Vanessa ketangkep, karena apa setahu saya dia tidak pernah pakai barang-barang haram," ucapnya.

"Sampai sekarang saya enggak denger kabar dari dia. Ini pada nelepon ketangkep, kenapa ya saya juga bingung nyari tahunya gimana," tambah Lidya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved